ASUS X550IK: Laptop Gaming untuk Semua

Blog Competition ASUS AMD Laptop for Everyone
***
ASUS X550IK, Notebook Gaming dengan AMD FX & Radeon RX 560 yang Terjangkau - Video game menurut saya adalah hiburan dengan bentuk paling sempurna. Selangkah lebih maju dibandingkan film. Dengan video game, kita tidak cuma duduk di sana dan menyaksikan apa yang akan terjadi. Kita menentukan apa yang akan terjadi. Ini, memberikan pengalaman personal dan emosional bagi penikmatnya.

Saya masih ingat betul kali pertama memegang controller video game. Saat itu usia saya tujuh tahun. Jadi saya memegang benda aneh dengan banyak tombol ini, menekan salah satu tombolnya lalu karakter di layar TV melompat. Sontak saya kaget. Masih bingung soal apa yang terjadi, saya coba menekan tombol kanan, dia berjalan ke kanan. Saya menekan tombol kiri, dia berjalan ke kiri.

Saya mengendalikannya!

Bagi saya, itu adalah pengalaman yang ajaib. Mengingat kembali hari itu masih selalu membuat saya senyum sendiri.

Video game, selain menjadi hiburan juga telah mencari pelarian. Escapism dalam arti yang baik. Ia memberikan kita kesempatan untuk lari dari realitas yang itu-itu saja. Memungkinkan kita masuk dari satu satu cerita ke cerita yang lain, pindah dari satu dimensi ke dimensi yang lain.

Seperti bentuk hiburan digital yang lain, teknologi video game mengalami perkembangan yang sangat cepat. Tampilan gambar makin nyata, suara semakin keren, dan cerita yang semakin kompleks. Di suatu sisi ini memberikan pengalaman yang semakin dalam, namun di sisi yang lain menjadikan gaming sebagai pengalaman yang semakin mahal. Mesin-mesin game, termasuk laptop harus mengimbangi perkembangan ini untuk bisa memainkan game baru dengan maksimal. Hasilnya, biaya yang harus dikeluarkan menjadi semakin mahal yang mengakibatkannya tidak bisa tersentuh oleh beberapa kalangan.

Termasuk saya, harus rela pensiun dari dunia yang sangat cintai ini karena laptop saya yang sudah berusia hampir delapan tahun ini sudah tertinggal jauh.

Video game bukan lagi untuk semua orang.

Melihat hal ini, ASUS dan AMD yang memang selalu berkomitmen untuk menghadirkan produk yang berkualitas dan terjangkau baru-baru ini memperkenalkan tiga varian laptop untuk semua. Tiga varian ini hadir dengan dukungan hardware kelas menengah namun ramah di kantong, antara lain seri X555BP yang cocok untuk penggunaan komputasi sehari-hari, seri X555QG untuk game dan multimedia yang cocok untuk pelajar dan mahasiswa, dan yang sangat ingin saya miliki akan bahas lebih lengkap di sini: Laptop gaming ASUS X550IK.

***


Sekilas tentang laptop baru ini, ASUS X550IK adalah laptop yang cocok untuk gamers, yang mengandalkan CPU seri tertinggi jajaran AMD FX dan kartu grafis Radeon RX yang telah diupdate dari seri sebelumnya. Memiliki bentang layar seluas 15,6” Full HD (1920x1080/16:9). Laptop yang value for money ini ditawarkan kepada konsumen di Indonesia yang ingin memiliki laptop gaming, namun terkendala budget yang terbatas.

Meskipun dibanderol dengan  harga yang tidak sampai menyentuh angka belasan juta seperti laptop gaming lainnya, laptop berlayar besar ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Membaca satu demi satu spesifikasinya membuat saya instan menuliskan laptop ini di poin pertama resolusi 2018.

Melalui artikel ini, saya juga merekomendasikan ASUS X550IK untuk kamu yang berniat untuk level up perangkat laptop, tapi seperti saya - terkendala budget. Kenapa?

10 Alasan ASUS X550IK jadi Laptop Gaming untuk Semua
***


Ketika memasuki medan pertempuran, penting untuk membuat pernyataan dan ASUS X550IK adalah cara yang keren untuk membuat pernyataan itu. Tunjukkan bahwa kamu tidak main-main dengan perangkat berlayar 15,6” dengan balutan glossy dan desain spun-cicle yang dinamis dan berani.

Iya, gaming harus seserius itu.

Meski diposisikan sebagai laptop entry gaming, sama sekali tidak ada kesan murah yang terlihat di laptop ini. Jadi kamu akan tetap pede membawa laptop ini untuk main game rame-rame, di mana saja.



Dari luar, laptop ini tampil meyakinkan. Melihat jeroannya, laptop ini lebih meyakinkan lagi. Pasalnya di otak pemrosesan, ASUS X550IK mengusung prosesor berbasis AMD FX generasi ke-7 yang tidak tanggung-tanggung diambil dari seri tertinggi pada jajaran prosesor AMD APU Mobile: AMD FX-9830P.

Prosesor seri FX sendiri adalah prosesor kelas atas dengan keunggulan pada kekuatan dan efisiensi pemrosesan multitasking yang superior dan performa game terbaik. Dalam bahasa yang lebih sederhana: Good bye lalot dan kursor mutar-mutar!

AMD APU FX-9830P dengan cache sebesar 2MB dan clockspeed 3.0GHz – 3.7GHZ ini pada akhirnya menjanjikan performa yang sangat cepat baik untuk gaming atau menjalankan aplikasi berat



Teknologi visual video game terus mengalami perkembangan dengan sangat cepat. Untuk memaksimalkan pengalaman gaming yang lancar dengan visual yang baik pun, perangkat laptop gaming harus dilengkapi dengan kartu grafis yang canggih. Seperti ASUS X550IK ini yang mengusung grafis Polaris 21 dengan AMD Radeon RX 560 VRAM GDDR5 berkapasitas sebesar (tarik nafas) 4GB. WHOA, KHAN MAEN!

Pemilihan kartu grafis dari seri Radeon RX 560 ini adalah pilihan yang sangat tepat karena memiliki performa yang jauh lebih baik hingga 31,6% dibanding pendahulunya. Peningkatan juga terlihat pada clock speed VGA yang dapat mencapai 1.275MHz, atau sekitar 6% lebih cepat dari seri sebelumnya. Pada kecepatan ini, ASUS X550IK mampu memproses hingga 2,6 Tera floating-point operations per detiknya.

Pada intinya, ASUS X550IK akan memberikan pengalaman gaming bebas lag dan memproduksi grafis dengan detail nan indah di layar besar beresolusi Full HD (1920x1080px)



Dapur pacu yang diperkuat CPU dari seri AMD APU Mobile di seri tertinggi dan GPU yang lebih baik dari seri sebelumnya pastinya menjanjikan kelancaran dan kenyamanan menjalankan aplikasi dengan lancar serta pengalaman yang lebih maksimal. Tidak cukup sampai di situ, ASUS X550IK ini juga mendukung buat kamu yang super sibuk dan terbiasa menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

Pasalnya laptop ini memiliki RAM DDR4 2133MHz yang dikenal lebih cepat dan lebih efisien dalam penggunaan daya. Kapasitas RAM yang digunakan juga sudah lebih dari cukup: 8GB. Dan jika kamu tipe orang yang suka mendorong sampai batas maksimalnya:

Kamu bisa menambah satu keping RAM lagi karena laptop gaming murah ini mendukung sistem dual channel



Soal kenyamanan menggunakan keyboard, saya sudah percaya sama ASUS sejak dulu. Hampir 8 tahun saya menggunakan ASUS untuk blogging, bahkan mengerjakan skripsi sampai tesis saya di S2, belum ada satupun tuts yang bermasalah. Desain chiclet menjadikannya lebih solid dan nyaman untuk mengetik. Soal ini, saya angkat topi buat ASUS.

Ngomong-ngomong soal tesis, jadi beberapa bulan yang lalu saya harus menginput banyak sekali data berupa angka dari 200 orang responden. Pada mulanya keyboard yang berukuran penuh (dengan panel angka/num pad) tidak terlalu menarik perhatian saya, namun sejak hari itu, keyboard berukuran penuh langsung menjadi salah satu perhatian utama saat akan memilih laptop.

Keyboard ASUS X550IK yang solid dan jarak antar tuts yang ideal menjadikan aktivitas mengetik menjadi lebih nyaman, lebih cepat, dan lebih mudah


Nyaman untuk mengetik, laptop ini juga memiliki area touchpad yang lebar dan mendukung multi-touch dan smart gesture hingga empat jari. Ini tentunya menjadikan aktivitas berkomputer tetap nyaman dan praktis meski tanpa perangkat mouse. Selain itu, touchpad ini juga mampu membedakan jari dan telapak tangan penggunanya. Jadi, saat telapak tangan tidak sengaja menempel di touchpad, kursor tidak akan bergerak.

Touchpad intuitive bak layar smartphone bikin navigasi lebih mudah meski tanpa mouse



ASUS X550IK juga sangat nyaman untuk menikmati hiburan dalam semua bentuk. Kalau kamu juga suka nonton film dan dengar musik, laptop pelopor entry gaming ini akan memberikan pengalaman baru.

Layar selebar 15,6” beresolusi Full HD pastinya membuat ASUS X550IK sangat nyaman untuk menikmati konten hiburan seperti video klip maupun film-film beresolusi tinggi. Detail dan kedalaman warna yang lebih kaya pastinya memberikan pengalaman menonton yang lebih mengagumkan.



Untuk mengimbangi semua pengalaman visual baik dari video game maupun film itu, tentunya juga butuh output suara yang bagus. Nah, ASUS A550IK mampu memproduksi suara yang juga menakjubkan berkat speaker berteknologi SonicMaster Lite dan ICE Power support. Jadi, semua konten hiburan baik audio maupun visual pastinya hadir lebih maksimal.

Oh iya, ngomong-ngomong soal musik, film, dan video game, ASUS X550IK ini menyediakan ruang penyimpanan sebesar 1TB untuk menyimpan koleksi film dan menginstall banyak game favoritmu.

Dengan dukungan teknologi HEVC, ASUS X550IK mampu menampilkan video 4K dengan lancar


 
Biasanya, laptop gaming memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan laptop untuk keperluan lain. Meski laptop ini memiliki layar yang cukup besar, bobotnya ternyata masih bisa ditolerir dengan bobot hanya 2,45kg. Tentunya ini adalah kabar yang membahagiakan bagi gamer nomaden atau content creator yang sering bertemu klien di kafe dan sering bekerja di luar rumah.

Teknologi ASUS kini juga dibekali dengan fitur Instant On yang hanya butuh 2 detik untuk menyala dari kondisi sleep. Para nomaden, bersiaplah bertanding kapan saja. Di sisi baterai, ASUS X550IK ditanamkan teknologi AMD Advance Power Management untuk efisiensi daya yang lebih baik.
AMD APM secara otomatis mengatur kerja prosesor sesuai kebutuhan sehingga efisiensi penggunaan daya menjadi lebih baik dan batarei tahan lebih lama.



Selain cocok untuk gamers, laptop ini juga cocok untuk kalian yang gemar memproduksi konten multimedia. Spesifikasi yang dibutuhkan untuk main video game dan editing multimedia memang beda-beda tipis. Spesifikasi yang dimiliki ASUS X550IK, khususnya pada CPU ini sangat mendukung proses berkreasi kalian yang akrab dengan aplikasi multimedia yang pada laptop biasa, sering crash dan butuh waktu lama untuk rendering.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat menggunakan laptop ASUS X550 ini untuk mengedit video untuk keperluan event. Pertama, layar yang besar berarti pula ruang kerja lebih besar dan luas yang membuat proses editing menjadi nyaman. Kedua, Resolusi Full HD (1920x1080px) juga menampilkan detail yang lebih kaya. Dan ketiga, yang pastinya paling penting: proses rendering menjadi lebih cepat. Kalau boleh mengira-ngira 50% lebih cepat dari waktu yang biasa saya habiskan untuk mengedit video. FIX, KAMU HARUS JADI MILIKKU! *bawa kabur laptop orang*

Jadi, aman untuk bilang laptop ASUS X550IK ini cocok untuk kalangan gamers, content creator, dan para pekerja di bidang multimedia. Kabar baik untuk para pengejar deadline bukan?



Laptop panas adalah musuh besar gamer maupun content creator. ASUS paham benar dengan hal ini. Makanya, di ASUS X550IK turut dibenamkan teknologi bernama IceCool Technology yang mampu menjaga suhu perangkat tetap di bawah suhu tubuh sehingga tidak terasa panas, terutama pada bagian palm rest (daerah pergelangan yang biasa menempel saat menggunakan keyboard) tetap dingin.

Jadi, kamu bisa tetap nyaman saat bermain game bergenre shooter yang biasanya menggunakan keyboard sebagai kontrol utama juga tetap cool mengedit video kerenmu



Per tanggal 23 November 2017, semua notebook terbaru ASUS di pasaran sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 secara pre-installed, termasuk ASUS X550IK ini. Jadi, kamu tidak usah menunggu lama sebab begitu beli, laptop ini sudah bisa langsung digunakan tanpa perlu lagi meng-install Sistem Operasi. Dukungan Windows 10 yang original juga akan menjaga keamanan data dan perlindungan yang terus di-update.

Pun kaum gamers pasti sudah tahu kalau Windows 10 ini sudah mendukung teknologi DirectX12 yang akan meningkatkan performa saat bermain game.

Saat membeli perangkat elektronik, sangat penting untuk mempertimbangkan yang namanya garansi! Nah di sini, ASUS menjamin kualitas produknya dengan memberikan layanan 2 tahun garansi global. Wait, Cuma 2 tahun? Merk sebelah bukannya ada yang 3 tahun? Well, jangan tertipu jargon. Beberapa vendor menggunakan jargon 3 tahun garansi, padahal sebenarnya hanya 1 tahun spare-part, sisanya gratis biaya servis. Jadi pada tahun kedua, kamu tetap harus membayar biaya spare part-nya.

Hanya ASUS yang benar-benar memberikan 2 tahun layanan garansi sparepart dan servis
***
Kesimpulan


Dengan semua keunggulan itu, apakah ASUS X550IK layak dibeli?

// YES //

Di harga Rp10.299.000, ASUS X550IK memiliki jeroan yang mengungguli teman sekelasnya dari vendor lain yang berharga sama. Tidak salah ASUS memberikan tagline Pelopor Entry Gaming yang Mumpuni  untuk produk satu ini. Jeroan yang mantap menjanjikan dukungan untuk menjalankan game-game favortimu dengan grafis yang cukup memuaskan. Layar besar beresolusi tinggi akan memberikan pengalaman gaming dengan visual yang ciamik, plus dentuman suara yang sama ciamiknya.

Laptop ini juga cocok untuk para pekerja multimedia karena menyediakan layar kerja yang luas, CPU, GPU, dan RAM yang mumpuni pastinya mampu menjalankan aplikasi editing foto dan video dengan lancar. Transfer file juga lebih lancar dengan dukungan input dan output yang lengkap.

ASUS X550IK memberikan pengalaman untuk main, bekerja, dan menikmati konten hiburan yang sama seriusnya dengan dukungan teknologi HEVC yang mampu menampilkan video 4K dengan lancar.

***
Seandainya punya laptop ini


Sebagai blogger, yang namanya laptop adalah setengah nyawa. Semakin bagus laptop, semakin gampang aktivitas blogging yang kini kontennya makin variatif jadi lebih mudah. Maka, menempatkan ASUS X550IK yang super keren ini di resolusi 2018 adalah perkara yang sudah final.

Sesi mengkhayal dimulai!

Apa yang akan saya lakukan jika punya laptop ASUS X550IK?
1. Pamer
Ya ampun poin pertama ini pecicilan banget ya? Tapi biarin haha. Semua harus tahu kalau Tyar sudah level up dengan laptop bagus. Langkah pertama, upload ke Instagram tapi kali ini dengan status sebagai hak milik. Yang di foto ini sudah dikembalikan, pas udah sayang-sayangnya.

2. Main game dan main game lagi
Gara-gara system requirement video game yang semakin tinggi dari hari ke hari, saya ketinggalan banyak sekali game yang seru-seru. Kalau punya laptop gaming ini, jangankan game-game terdahulu game-game yang baru keluar pasti sanggup dilibas baik di layarnya yang besar maupun disambung ke monitor televisi. Aih, sudah kebayang reunian sama Lara Croft dan Agent 47 di masing-masing dimensinya aaaaa *histeris* *sesak napas*

3. Kembali ngedit video
Video editing bisa dibilang salah satu passion saya. Selama berkuliah pun, mengedit video wedding menjadi penyokong utama finansial supaya bisa beli buku penunjang dan bisa makan. Sampai suatu hari saya mengambil langkah yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya: berhenti. Pasalnya, ASUS A43 yang sudah berumur tujuh tahun di 2018 ini sudah setengah mati saat harus memproses video dari kamera yang hasilnya semakin canggih. Makanya, punya laptop ASUS X550IK ini benar-benar jadi resolusi yang ingin saya nyatakan agar bisa kembali mendalami passion saya ini.

4. Bikin channel Youtube
Nah kalau yang ini masih ada hubungannya sama poin 3. Beberapa hari yang lalu, saya mengajak teman yang juga punya passion sama di bidang videografi untuk bikin channel Youtube. Idenya, kami mau bikin video tentang hal-hal dan orang-orang Makassar. Kamera dan beberapa alatnya ada, tinggal laptop editing yang belum punya. Makanya, kalau punya laptop ini saya akan langsung mengajukan diri jadi video editornya. Layarnya besar, performanya bagus, hardisknya juga besar untuk nyimpan project. Pokoknya dengan laptop ini, main dan berkarya pasti sama seriusnya.

By the way yang belum subscribe bisa lahh main ke channel: alienlokal *kemudian ia berpromosi*

5. Bekerja lebih serius
Tahun 2018 akan jadi tahun yang berbeda buat saya yang baru saja menyelesaikan jenjang kuliah yang lebih tinggi. It’s time to chase my long life dream: teaching. Menjadi pengajar adalah mimpi saya sejak masih sekolah yang mudah-mudahan bisa tercapai tahun ini. Punya laptop yang canggih dan mumpuni pastilah jadi pendukung yang sangat baik untuk menyusun bahan ajar, bikin presentasi yang bagus kemudian menampilkan materi di kelas. Hitung-hitung, bikin statement ke mahasiswa kalau orang ini, punya laptop yang keren. MUAHAHAHAHAHA ~
*lagi-lagi pamer*
***
Galeri

A post shared by Adityar (@planetyar) on
***
Foto oleh planetyar.com. Terima kasih sudah membaca, semoga resolusimu tahun ini tercapai :)
Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com

30 komentar

Waah jadi kepengen punya juga..

Terima kasih sudah berpartisipasi dalam Blog Competition ASUS AMD - Laptop for Everyone. Good luck, Tyar.

Mantap tawwa. Laptop idaman. Biar mo saya adeknya ini laptop nda apa2 ji, Asus X550IU. Good luck lombanya.

Iya ini laptop emang bikin ngebet banget pokoknya

Yuhuuu terima kasih, mba uniek. Sukses terus buat bocahrenyah.com

Yoi, ini laptop-laptop barunya ASUS yang AMD gokil tawwa.

Sekalian jadiin referensi nih, lagi pengen cari pengganti, tapi nggak dalam waktu dekat sih. List aja dulu. Mau ikut lomba keburu nggak ya. Sampe akhir bulan ini kan ya, Mas?
Nanti aku cek di bocah receh dulu.

Keren nih ulasannya, Mas. Seprtinya jago main skateboard nih, Mas Tyar. Ajarin mas..he
Btw, good luck lombanya ya, Mas. Semoga menang..

Aamiin.. keren juga ulasan dan grafisnya.. mantab juwara..

Mantap iki. Ulasan ne pol!
Ta'kirain blog resmi asus rek.

Hihi iya, mas di-list aja dulu mumpung bermimpi masih gratis.

Yuk ikut aja lombanya, Mas. Tulisanmu bagus kok. Mumpung masih ada waktu belum masuk imsak.

Btw itu yang main skateboard mah cuman pose aja aku bisanya, dua kali coba belajar skateboard baru bisa berdiri dan meluncur satu kali. Itu juga pake keseleo dua kali huhuhu.

Hmmmm apa benar ini Maseko? Kok gak ada typonya hahahaha *kaburrr*

Makasih, Mas. Good luck for you too.

Hahaha sa ae. Makasih udah baca dan berkunjung lagi ke blog ini, salah satu pembaca setia. Eh maksudnya salah satu orang setia. eh maksud saya orang bernama Setia yang membaca blog ini.

Banyaaak yaaa modelnya hahahaha. Kalau menang, traktirannya banyak nih kkkkk. Good luck ya lombanya. Lumayan, pengganti ASUS kita ((KITAAAAA)) bersama.

Big Box-nya Pizza Hut di motel cukuplahhh buat mereka hahahaha ~

Iyya, Kak. A43 sudah waktunya regenerasi huhu

Wah, postingan calon juara nih. Jujur, gue udah stalkingin tuh 100+ peserta lomba blog ASUS AMD di Bocahrenyah, baru kali ini gue nemu postingan yang kerennya seperti ini. Penggunaan gambar dokumentasi sendiri, bakal jadi senjata rahasia lo keknya bro yang gak dipunya oleh peserta lain.

Sebenarnya gue sih juga pakai gambar dokumentasi sendiri yang gue masukin ke postingan gue, tapi itupun hanya sekedar tampilan luarnya saja.

Nah, lu malah pakai model lagi untuk mempertontonkan kerennya ASUS X550IK itu. Betul-betul effort yang luar biasa dari lo, bro.

Semoga beruntung deh, lo. Eh sebenarnya gue juga ikutan sih, dan gue juga berharap gue salah satu pemenangnnya. Semoga beruntung buat kita berdua.

btw, pos ig lu udah gua like dan follow. BW-in balik ya ke postingan gue di bit.ly/X550IK

baca dari awal sampai akhir....juara nih
Semoga menang mas tyar

Mupeng nih sama laptop yang dipakai... Artikelnya bagus.. sukses ya mas.biar bisa ngegame terus.hahaha

Wahhh makasih, bro. Aminnnn... Gue udah baca postingan lu juga bagus. Baru baca beberapa nih tulisan peserta yang ikut, banyak yang bagus-bagus juga. Goodluck aja buat semuanya.

Wahh aminnn makasih mas Arif mohon doanya :)

Yuhhuuu makasih sudah baca, bu guru keceee :)

Salam kenal. Wew, speknya mantap kali mas. Keren banget gambar-gambarnya... BTW saya juga ikutan, KUYlah mampir sejenak dan ninggalin jejak disono

Iya, mas Hendra laptop ini emang resolusi 2018 banget moga kesampaian punya ya.

Wah, ASUS emang banyak diminati anak kuliahan zaman sekarang. Tuh, anak temanku dan pacarnya serasi ber-ASUS putih-hitam. Harga hampir 5 jutaan dan yang hitam 8 jutaan, bergantung kapasitas.
Sebagai penulis, komputer emang separuh nyawa kita. Netbook Acer-ku dah berumur 8 tahun juga. Pengen beli baru. Tapi yang jelas bukan untuk ngegaming. Entar Palung ketagihan menguasai perangkat kerja mamahnya, hehe.
Aku suka game dan merasa bahwa prosesor tinggi itu emang penting.
Moga harapanmu terwujud, Tyar.
Harganya cukup masuk akal, juga. Laptop lain malah ada yang puluhan juta. Gak kuku, deh.

wih semoga menang lombanya yak.

tapi enggak tau sih, ini menurut gue aja yang lebih suka dengan produk keluaran intel. wkwk
tapi untuk amd, mungkin bakalan nunggu dulu, mulai ngelirik produk Ryzen kepunyannya amd.

Nampaknya aku kemarin banya kegiatan diluar, sehingga belum bisa ikut lomba..hehe
Shap, dilist, asus ntap dah..

Keren lah, udah nyobain, aku pengen cobain deh sesekali, kalau dipikirin kok kayak mudah, tapi nggak tahu kalau prakteknya..wkwk

Sejauh ini masih nyaman gowes aku mah..he
Kalau beli skateboardnya berapaan, Mas?

Ihihi betul banget, mba. ASUSku yang masih kupakai hingga sekarang juga belinya waktu masih anak kuliahan, tujuh tahun yang lalu dan masih berfungsi. Makanya soal kualitas saya sudah percaya sama ASUS sampai sekarang.

Yaps, mba. Sebagai penulis, laptop adalah ujung pena yang baru. Apalagi sebagai blogger yang sekarang kontennya makin variatif segala pakai foto, infografis, sampai video. Yang namanya laptop yang mumpuni untuk multimedia sudah harus diperhitungkan, tapi sampai saat itu tiba kita harus mempergunakan laptop lama yang kita punya sebaik-baiknya untuk berkarya :)

Betul, Ji. Ryzen benar-benar bikin gebrakan waktu rilis, asli keren banget.

Btw awalnya agak skeptik juga sih gue sama AMD, tapi lebih ke karena belum kenal. Nah pas gue pinjem laptop X550 punya temen gue yang pake AMD ini, ternyata kencang banget buat ngedit video dan tidak ada masalah panas yang berarti padahal gue ngeditnya cukup lama juga. Sempat dipake buat main game rame-rame juga enak, makanya sekarang gue yakin sama AMD.

sha pake asus juga. udah 10 tahun! aweeeet, sukak :)

Spek Asus emang sengaja di design untuk orang-orang yang ga bisa kerja lambat.
Main game alus, buat design grafis juga lancar.
argh siapa juga yang ga mau di kasih leptop tangguh kayak gini.

Sudah mau S2, padahal masih keliatan ABG