Pengalaman Menggunakan Lensa TTArtisan 35mm f/1.4 di Kamera Lumix (MFT)

Kesimpulan: Lensa TTArtisan 35mm f/1.4 menurut saya adalah lensa yang memuaskan untuk harga Rp1.100.000. Bahan metal membuatnya terkesan premium. Kualitas gambar yang dihasilkan juga menurut saya cukup tajam. Chromatic aberration ada, tapi menurut saya cukup terkontrol. Cincin bukaannya clicky (berbunyi) saat diputar. Cincin putar fokusnya sangat lembut. Lensa ini cocok untuk kamu yang mau belajar fotografi dan videografi dengan budget terbatas.

***

Sesuai namanya, lensa manual tidak punya kapabilitas untuk melakukan auto-focus. Lensa manual tidak memiliki kontak elektronik dengan kamera sehingga pengaturan aperture/bukaan dan fokus hanya dapat dilakukan melalui bodi lensa. Selain itu, kamera tidak akan menangkap informasi tentang bukaan diagfragma (f) sehingga pada sampel foto berikut saya hanya bisa memberikan informasi shutter speed dan ISO.

 

Seluruh foto di bawah ini telah disesuaikan dengan resolusi lebih kecil. Untuk melihat versi high resolution (1920x1080), klik foto atau klik kanan - buka di tab baru.


1. Ketajaman

Lumix G85 TTArtisan 35mm | 1/80 | ISO 200

Saya merasa ketajaman Lensa TTArtisan 35mm f/1.4 ini sangat memuaskan, apalagi kalau mengingat harganya yang terjangkau. Foto yang kamu lihat di atas adalah adalah foto langsung dari kamera (SOOC) yang belum mengalami proses manipulasi.

 

Lumix G85 | TTArtisan 35mm | 1/50 | ISO 200
 
2. DoF (Ruang Tajam) dan Bokeh

Lumix G85 | TTArtisan 35mm

Dengan bukaan maksimal di f/1.4, tentu saja kita mengharapkan ruang tajam yang bisa lebih sempit untuk memberikan efek dramatis pada subjek utama. Ruang tajam yang sempit ini juga memberikan kita kesempatan untuk mengisolasi subjek dari background.

 

Meskipun sistem MFT memang memiliki keterbatasan dari aspek blur dan bokeh ini, menurut saya blur yang dihasilkan masih cukup memuaskan terutama apabila kamu memotret dari jarak yang dekat dengan subjek. Baru-baru ini, TTArtisan mengeluarkan versi 50mm f/1.2 yang memungkinkan untuk memotret dengan ruang tajam yang lebih sempit. Sayangnya, saya belum berkesempatan untuk mencobanya.

Lumix G85 | TTArtisan 35mm

Seperti yang terlihat pada contoh foto di atas, TTArtisan 35mm f/1.4 ini menghasilkan bola bokeh yang berbentuk variatif bulat sampai bentuk mata kucing.

 

3. Chromatic Abberation (CA)

Chromatic Abberation (CA), atau biasa juga disebut fringing secara sederhana adalah munculnya warna yang tidak diinginkan pada perbatasan warna/kontras dalam foto. Biasanya CA ini berwarna ungu dan hijau. CA di lensa TTArtisan 35mm f/1.4 ini, seperti yang diharapkan dari lensa dengan harga murah - akan muncul.

 

Lumix G85 | TTArtisan 35mm | 1/80 | ISO 200

Untuk keperluan foto-foto iseng, sebenarnya CA ini tidaklah mengganggu dan memang sangat wajar apabila muncul pada foto. CA ini juga masih dapat disamarkan melalui aplikasi editing.

 

4. Pengalaman Penggunaan

Lumix G85 | TTArtisan 35mm | 1/800 | ISO 200

Sebagai orang yang belum berpengalaman dalam dunia fotografi, ini juga adalah pengalaman pertama saya menggunakan lensa manual. Pun begitu, tidak perlu waktu lama bagi saya untuk terbiasa menggunakannya.

 

Memang, sistem manual akan memperlambat dalam proses pengambilan foto dan sepenuhnya saya harus mengandalkan mata sendiri dalam menentukan apakah fokus sudah benar atau tidak. Tidak jarang fokus saya salah sasaran sehingga foto menjadi tidak dapat digunakan, tapi ini hanyalah soal latihan.

 

Kalau kamu perlu kamera untuk aksi cepat, mungkin lensa manual kurang cocok untuk kamu.

 

5. Kelebihan TTArtisan 35mm f/1.4

Lumix G85 | TTArtisan 35mm
  • Murah
  • Kualitas gambar cukup tajam
  • Ukuran kecil
  • Built quality terasa premium dan solid
  • Putaran cincin fokus yang halus.

 

6. Kekurangan TTArtisan 35mm f/1.4

Lumix G85 | TTArtisan 35mm

Saya tidak memiliki komplain yang signifikan terhadap lensa ini. Sebagai lensa yang murah, TTArtisan 35mm f/1.4 sudah sangat mengakomodasi keperluan orang-orang yang baru saja memulai fotografi.

 

  • CA kadang muncul, tapi ini memang akan terjadi pada lensa murah
  • Untuk keperluan videografi, jarak lempar fokus yang cukup jauh membuat saya sulit saat melakukan rack focus atau berpindah fokus dari satu subjek ke subjek yang lain
  • Huruf dan tanda-tanda di lensa yang di-print sepertinya akan luntur oleh waktu
  • Logo yang menurut saya kurang menarik

 

7. TTArtisan 35mm f/1.4 untuk Videografi

 

 

Lensa manual, secara umum sangat cocok untuk videografi. Lensa manual akan memberikan kesempatan untuk mengontrol secara penuh titik fokusnya. Kebanyakan lensa digital menggunakan sistem focus by wire/elektronik yang sulit dikendalikan. Lensa manual menggunakan lempar fokus yang lebih mudah.

 

Meskipun saya merasa cocok-cocok saja menggunakan lensa ini, saya merasa lensa TTArtisan ini lebih cocok untuk fotografi karena jarak lempar fokusnya yang panjang. Untuk fotografi, ini akan lebih akurat sedangkan untuk videografi, ini cukup menyulitkan untuk berpindah fokus (rack-focus).

 

8. Apakah TTArtisan 35mm f/1.4 Worth It?

Sangat. Lensa TTArtisan 35mm f/1.4 ini sangat layak dibeli. Fotografi adalah hobi yang mahal, tapi tidak harus seperti itu. Memang banyak sekali jajaran lensa yang lebih baik di luar sana, tapi harganya juga bisa sangat mahal. Untuk kamu yang baru mau mulai belajar fotografi maupun videografi, lensa ini adalah titik yang sangat cocok untuk memulai.

***

Terima kasih telah membaca tulisan ini. Ditulis oleh Adityar (Instagram: @planetyar)

Planetyar@gmail.com


Intip-intip VivoBook Ryzen 5000, Laptop untuk Kreator Muda


Masih pagi di hari Sabtu, saya sudah berada di lobi Artotel di Jalan Sunda, Jakarta. Saya sudah berjanjian dengan Maseko (Masekorner.com), dan Mba Katerina (Travelerien.com) untuk menghadiri peluncuran tiga seri VivoBook dengan prosesor Ryzen 5000 Mobile Series yang digelar ASUS. Acara peluncuran kali ini dilaksanakan secara kecil saja menyesuaikan dengan situasi pandemi. Undangan terbatas dan dibagi-bagi menjadi beberapa hari agar tidak terjadi kerumunan. Barangkali tidak lebih dari sepuluh orang saja peserta yang hadir hari itu.

 

Saya memilih meja di baris kedua dari depan. Cukup dekat untuk melihat slide di depan, dan cukup dekat dari meja snack di belakang. Posisi strategis.

 

Tiga laptop yang diluncurkan hari ini semuanya ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 5000 Mobile series. Nah apa saja sih laptop yang diluncurkan kali ini?

 

1. ASUS VivoBook Flip 14 (TM420)

VivoBook Flip 14 Cocok untuk Kreator Muda
VivoBook yang bisa dilipat ini cocok untuk para kreator muda. VivoBook Flip 14 (TM420) didesain seperti “kanvas digital” lengkap dengan dukungan input stylus. Bobotnya yang ringan dan bodinya yang tipis menjadikannya cocok untuk para kreator yang mobilitasnya cukup tinggi.

VivoBook Flip 14 (TM420) merupakan laptop yang ditenagai prosesor AMD Ryzen 5000 Mobile Series terbaru yang sudah menggunakan arsitektur Zen3 serta pemrosesan 7nm. Prosesor generasi terbaru AMD ini dijanjikan memiliki performa lebih baik dari generasi sebelumnya, tetapi juga lebih efisien sehingga lebih powerful dan tetap hemat baterai.

Varian prosesor tertinggi yang hadir di VivoBook Flip 14 (TM420) adalah Ryzen 7 5700U dengan konfigurasi 8 core dan 16 thread. Konfigurasi core dan thread yang banyak ini mampu mencapai boost clock hingga 4,3Ghz membuat VivoBook Flip 14 (TM420) ideal untuk content creation.

Seluruh prosesor Ryzen 5000 Mobile Series yang digunakan di jajaran laptop VivoBook terbaru kali ini juga dibekali dengan chip grafis terintegrasi Radeon untuk memberikan performa grafis ekstra yang cukup untuk bermain game eSport ringan dan mendukung aplikasi video editing.

VivoBook Flip 14 (TM420) menggunakan panel IPS beresolusi Full HD yang sudah touch-screen sehingga cocok untuk berbagai kegiatan. Saya mencoba menggunakan VivoBook Flip 14 (TM420) untuk membuat satu slide Power Point dengan cara dilipat dan menggunakan stylus-nya. Responsif dan sepertinya cukup nyaman.

Prosesor yang powerful dan hemat daya, serta portabilitas yang tinggi membuat laptop ini memang cocok untuk para kreator muda, ataupun para profesional yang memerlukan laptop simpel dan mudah dibawa ke mana-mana.

Oh iya, VivoBook Flip 14 (TM420) juga sudah menggunakan modul WiFi 6 yang kecepatan transfer data nirkabelnya sudah jauh lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. VivoBook Flip 14 (TM420) juga hadir sistem operasi Windows 10 Home dan sudah termasuk Office Home & Student 2019.

VivoBook Flip 14 (TM420) ini dapat dipinang dengan harga Rp9.399.000 (Ryzen 3/8GB RAM), Rp11.299.000 (Ryzen 5/8GB RAM), dan Rp12.599.000 (Ryzen 7/8+8GB RAM).

Catatan: Spesifikasi lengkap dapat dilihat pada bagian akhir postingan.

2. ASUS VivoBook S 14 (M433)

VivoBook S 14 (M433) Warna Gaia Green
Laptop yang saya pegang di foto inilah yang paling menarik perhatian saya, barangkali karena memang dibuat untuk para Gen-Z *uhuk.

VivoBook S 14 (M433) ini juga dibuat untuk mendukung mobilitas yang tinggi. Ketebalan bodinya hanya 17,9 mm dan bobotnya 1,4 Kg membuat VivoBook S 14 (M433). Untuk performa, sebenarnya hampir sama dengan VivoBook Flip 14 (TM420), VivoBook S 14 (M433) hadir dengan varian tertinggi juga menggunakan prosesor Ryzen 7 5700U, 8 core dan 16 thread. RAM sebesar 8GB membuatnya cukup nyaman untuk berkomputasi dan melakukan kegiatan kreasi ringan.

Berbeda dengan VivoBook Flip 14 (TM420) di atas, laptop yang ini tidak bisa dilipat dan tidak dilengkapi layar sentuh. Namun yang saya suka dari VivoBook S 14 (M433) ini adalah pilihan warnanya. Terdapat empat pilihan warna yang masing-masing memiliki aksen warna yang tajam, menarik sekali. Warna-warnanya antara lain Indie Black, Resolute Red, Gaia Green, Dreamy White. Hal lain yang menunjukkan keseriusan ASUS, VivoBook S 14 (M433) memiliki elemen tambahan berupa stiker eksklusif untuk ditempelkan di laptop ini dan membuatnya sangat unik. Saya suka kalau brand mempertimbangkan hal detail seperti ini.

Harga VivoBook S 14 (M433) dimulai dari Rp10.599.000 (Ryzen 5) dan Rp11.799.000 (Ryzen 7).

 

3. ASUS VivoBook Ultra 14 (M413)

ASUS VivoBook Ultra 14 (M413)
Laptop yang terakhir ini adalah yang paling to the point. Hanya hadir dalam satu varian prosesor, Ryzen 5700U, dengan jumlah core yang sama yaitu 8 core dan 16 thread. Jumlah yang seharusnya sudah cukup bisa diandalkan untuk melakukan proses berkreasi.

Sama seperti VivoBook S 14 (M433), ASUS VivoBook Ultra 14 (M413) memiliki ketebalan 17,9 mm dan bobot 1,4 Kg. Bagian belakang layarnya terbuat dari bahan metal yang lebih kokoh sehingga cocok untuk dibawa travelling sekalipun.

ASUS VivoBook Ultra 14 (M413) ini hadir dalam tiga pilihan warna yang lebih kalem. Transparent Silver, cocok untuk yang suka dengan desain elegan. Indie Black yang terkesan tangguh, dan Hearty Gold untuk mereka yang berhati lembut.

Oh tenang, ASUS juga memberikan set stiker eksklusif di setiap paket penjualan VivoBook Ultra 14 (M413) ini, bisa show-off lah!

VivoBook Ultra 14 (M413) kini juga telah dilengkapi dengan aplikasi Microsoft Office Home & Student 2019 orisinil secara cuma-cuma sehingga cocok untuk bekerja, sekolah, dan berkuliah.

ASUS VivoBook Ultra 14 (M413) dapat dibeli dengan harga Rp11.599.000.

---

Spesifikasi teknis VivoBook Flip 14 (TM420)
CPU
AMD Ryzen™ 7 5700U Processor 1.8GHz (8M Cache, up to 4.3GHz, 8 cores)
AMD Ryzen™ 5 5500U Processor 2.1GHz (8M Cache, up to 4.0GHz, 6 cores)
AMD Ryzen™ 3 5300U Processor 2.6GHz (4M Cache, up to 3.85GHz, 4 cores)

Operating System
Windows 10 Home

Memory
8GB DDR4 RAM
8+8GB DDR4 RAM

Storage
256GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display
14.0" (16:9) IPS-Level FHD (1920x1080), Touchscreen, Stylus Supported

Graphics
AMD Radeon™ Graphics

Input/Output
1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, Micro SD 4.0 card reader

Camera
HD Web Camera

Connectivity
Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio
Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery
42WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension
32.40 x 22.00 x 1.82 ~ 1.82 cm

Weight
1,5 Kg

Colors
Bespoke Black

Price
Rp9.399.000 (Ryzen 3/8GB RAM)
Rp11.299.000 (Ryzen 5/8GB RAM)
Rp12.599.000 (Ryzen 7/8+8GB RAM)

Warranty
2 tahun garansi global

---

Spesifikasi Teknis VivoBook S 14 (M433)
CPU
AMD Ryzen™ 7 5700U Processor 1.8GHz (8M Cache, up to 4.3GHz, 8 cores)
AMD Ryzen™ 5 5500U Processor 2.1GHz (8M Cache, up to 4.0GHz, 6 cores)

Operating System
Windows 10 Home

Memory
8GB DDR4 RAM

Storage
512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display
14.0" (16:9) IPS-Level FHD (1920x1080)

Graphics
AMD Radeon™ Graphics

Input/Output
1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 2x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, Micro SD card reader

Camera
HD Web Camera

Connectivity
Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio
Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery
50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension
32.40 x 21.30 x 1.59 ~ 1.59 cm

Weight
1,4 Kg

Colors
Indie Black, Resolute Red, Gaia Green, Dreamy White

Price
Rp10.599.000 (Ryzen 5 variant)
Rp11.799.000 (Ryzen 7 variant)

Warranty
2 tahun garansi global

---

Spesifikasi Teknis VivoBook Ultra 14 (M413)
CPU   

AMD Ryzen™ 7 5700U Processor 1.8GHz (8M Cache, up to 4.3GHz, 8 cores)
 

Operating System

Windows 10 Home
 

Memory

8GB DDR4 RAM
 

Storage

512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
 

Display

14.0" (16:9) IPS-Level FHD (1920x1080)
 

Graphics

AMD Radeon™ Graphics
 

Input/Output

1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, Micro SD 4.0 card reader
 

Camera

HD Web Camera
 

Connectivity

Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
 

Audio

Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified
 

Battery

42WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
 

Dimension

32.40 x 21.30 x 1.73 ~ 1.73 cm
 

Weight

1,4 Kg
 

Colors

Indie Black; Transparent Silver; Hearthy Gold

 

Price

Rp11.599.000 (Ryzen 7 variant)
 

Warranty

2 tahun garansi global

8 Hal Tentang ROG Phone 5, RAM Hingga 18GB dan Harga Mulai Rp9.999.000

ASUS Republic of Gamers (ROG) hari ini resmi meluncurkan ROG Phone 5 Series setelah dinanti-nantikan kabarnya oleh para gamers. Apa saja poin-poin penting dari smartphone super powerful ROG Phone 5 ini?

1. ROG Phone 5 menggunakan prosesor Snapdragon™ 888 5G
ROG Phone 5 Series menggunakan  platform Mobile Qualcomm® Snapdragon™ 888 5G. Platform ini diklaim tidak hanya mampu memberikan performa terbaik pada aspek gaming, tapi juga pada 5G, AI dan fotografi. Snapdragon Elite Gaming memungkinkan para gamer untuk memanfaatkan kekuatan permainan yang sangat halus dan lancar pada kualitas HDR setinggi mungkin, dengan kemampuan tingkat desktop. Ini juga memulai debut Qualcomm Game Quick Touch, yang memungkinkan pemain dapat mengalami peningkatan respons sentuh hingga 20% dan latensi yang lebih rendah.

Dengan peningkatan kinerja GPU hingga 35% dan 25% dalam kinerja CPU, bahkan game seluler 3D yang paling menantang pun dapat  berjalan lancar dengan pengaturan maksimal.

2. ROG Phone 5 memiliki RAM super besar
ROG Phone 5 akan hadir dalam tiga varian, yaitu varian dengan RAM 8GB dengan storage 128GB, varian RAM 12GB dengan storage 256GB, dan yang paling gila adalah ROG Phone 5 Ultimate, yang diklaim sebagai smartphone smartphone pertama di dunia yang menggunakan RAM LPDDR5 dengan kapasitas RAM 18GB (storage 512).

3. ROG Phone 5 menggunakan display AMOLED buatan Samsung
ROG Phone 5 Series ini dilengkapi dengan layar bersertifikasi AMOLED HDR10+ 144Hz/1 ms buatan Samsung. Dengan touch sampling rate 300Hz dan latensi sentuh 24,3ms, pengalaman gaming dijanjikan akan jauh lebih responsif bahkan untuk level kompetisi. Display ini dilindungi oleh Corning® Gorilla® Glass Victus™, yang diklaim tertangguh yang pernah ada.

4. ROG Phone 5 menggunakan baterai 6.000 mAh & HyperCharge 65watt
Menjadi smartphone gaming tentu percuma jika baterainya lemah. ROG Phone 5 memiliki baterai dengan kapasitas 6.000 mAh. Baterai ROG Phone 5 Series dijanjikan akan memberikan daya tahan yang lebih lama lewat pengoptimalan perangkat lunak baru dan mekanisme hemat daya termasuk batas atas pengisian daya, pengisian daya yang stabil, dan pengisian terjadwal yang ditingkatkan. Ada juga mekanisme hemat daya pasif untuk membatasi aplikasi yang tidak aktif dan memberikan penghematan daya hingga 67% lebih banyak.

Selain baterai dengan kapasitas yang badak ini, pengisian daya dijamin akan lebih cepat berkat adaptor HyperCharge 65 watt yang dibundel. ROG Phone 5 diklaim mampu mencapai pengisian baterai hingga 70% hanya dalam waktu 30 menit pengecasan awal. Sepertinya ini adalah smartphone yang juga cocok untuk para petualang.

5. ROG Phone 5 memiliki sistem kontrol AirTrigger 5
Sistem kontrol AirTrigger ini sendiri adalah fitur yang benar-benar membuat ROG Phone benar-benar terkesan dibuat untuk bermain game. AirTrigger 5 yang ditingkatkan secara besar-besaran kini memberi gamer hingga empat cara berbeda untuk berinteraksi dengan ROG Phone 5 mereka. AeroActive Cooler 5, aksesoris tambahan ROG Phone 5 kini juga dilengkapi dengan dua tombol fisik tambahan untuk memungkinkan pengalaman bermain game seperti konsol.

ROG Phone 5 Ultimate juga memiliki fitur sensor sentuh belakang tersembunyi yang inovatif pada penutup belakang, yang menyediakan fungsi pemicu L2/R2, seperti pengontrol konsol game. Ini juga bekerja sama dengan sensor ultrasonik, tombol AeroActive Cooler 5 dan kontrol gerak untuk memberikan kontrol penuh untuk pengalaman bermain game total.

6. ROG Phone 5 gunakan kamera utama dengan sensor Sony® IMX686
Di belakang, terdapat kamera utama 64 MP yang menggunakan sensor Sony® IMX686, kamera sekunder 13 MP dengan 125° ultrawide-angle, dan 5 MP (Macro). Sementara kamera depan atau kamera selfie, terdapat kamera 24 MP. Ini adalah smartphone gaming dengan kamera yang sangat serius.

7. ROG Phone 5 hadir dengan aksesoris tambahan

  • ROG Kunai 3 Gamepad yang membuat pengalaman bermain game seluler menjadi imersif, dengan desain modular yang membuka cara baru untuk bermain. Ini memungkinkan gamer memiliki rasa dan kontrol yang familiar dari gamepad konsol game di ponsel.
  • AeroActive Cooler 5 dengan fitur tombol tambahan dan kipas ke baterai menjadi salah satu aksesoris andalan.
  • ROG Lighting Armor Case baru tidak hanya melindungi ponsel dari goresan dan benturan, tetapi juga mendukung pencahayaan Aura untuk pengalaman visual yang luar biasa. Pengguna dapat menyesuaikannya agar sesuai dengan wallpaper dan memberikan pemberitahuan sistem visual.
  • Gaming earphone penyaring bunyi ROG Cetra II dengan mikrofon penekan bising, Active Noise Cancelation (ANC), driver karet silikon cair (LSR), pencahayaan Aura Sync RGB, dan konektor USB-C untuk ROG Phone 5, PC, ponsel, dan Nintendo Switch.


8. Harga ROG Phone 5 dimulai dari Rp9.999.000
ROG Phone 5 series tersedia di Indonesia dalam tiga varian yaitu ROG Phone 5 dengan RAM 8GB dan ROM 128GB seharga Rp9.999.000, ROG Phone 5 dengan RAM 12GB dan ROM 256GB seharga Rp14.999.000; serta ROG Phone 5 Ultimate dengan RAM 18GB dan ROM 512GB pertama di dunia, yang sudah termasuk ROG Ultimate Fan Gift Collection dan AeroActive Cooler 5 seharga Rp18.999.000.

ROG Phone 5 varian 8GB dan 12GB tersedia di pasaran mulai tanggal 15 Juni 2021, dan ROG Phone 5 Ultimate 18G akan tersedia di pasaran mulai Agustus 2021 nanti.

---

Spesifikasi teknis ROG Phone 5
Processor
2.84 GHz Qualcomm® Snapdragon™ 888 5G Mobile Platform with 5 nm, 64-bit Octa-Core Processor

GPU
Qualcomm® Adreno™ 660

UI
Android™ 11 with new ROG UI

Display
6.78" 20.4:9 (2448 x 1080) 144 Hz / 1 ms Samsung AMOLED display
800 nits outdoor readable brightness
1,200 nits peak brightness
Delta-E 1
111.23% DCI-P3 color gamut coverage
Corning® Gorilla® Glass Victus™
Supports Always-On HDR display
HDR10 and HDR10+ certified
Capacitive touchscreen with 10-point multitouch (supports glove touch)

Dimensions
173 x 77 x 9.9 mm

Weight
239 g

Battery
6000 mAh typical capacity

Memory
LPDDR5/UFS3.1
- ROG Phone 5 Ultimate: 18GB/512GB
- ROG Phone 5: 12 GB/256GB
- 8 GB/128GB

Storage
- ROG Phone 5 Ultimate: 512 GB UFS 3.1 ROM
- ROG Phone 5: 128 GB & 256 GB UFS 3.1 ROM

Sensors
In-display fingerprint sensor, face recognition, accelerometer, e-compass, gyroscope, proximity sensor, ambient-light sensor, ultrasonic sensors for AirTrigger 5 and grip press

Wireless Technology
Integrated WiFi 6E (802.11a/b/g/n/ac/ax, 2x2 MIMO)vii
Bluetooth® 5.2 (HFP + A2DP + AVRCP + HID + PAN + OPP), supports Qualcomm® aptX™ Adaptive
WiFi Direct
NFC

GPS
GNSS support GPS (L1/L5), Glonass (L1), Galileo (E1/E5a), BeiDou(B1i/B1c/B2a), QZSS (L1/L5) and NavIC (L5)
I/O Ports

Side and bottom
USB-C®

Front Camera
24 MP

Rear Camera
64 MP (Main camera Sony® IMX686) + 13 MP (125° ultrawide-angle lens) + 5 MP (Macro)

Voice Wakeup
Yes

Speaker
Symmetrical dual front-facing speakers powered by Dirac technologies
7-magnet stereo speaker with Cirrus Logic amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

NFC
Supported

Color
ROG Phone 5 Ultimate: Storm White
ROG Phone 5: Phantom Black and Storm White

6 Alasan VivoBook S14 S433 Paling Cocok untuk Generasi Muda

Beberapa bulan yang lalu, laptop teman saya tewas lantaran ketumpahan cairan pembersih lantai. Perihal bagaimana cairan pembersih lantai yang seharusnya berada di lantai dan laptop yang seharusnya berada di atas meja bisa bertemu sayapun tidak mengerti. Laptopnya masih bisa menyala, tetapi fungsi seperti keyboard dan colokan USB tidak dapat berfungi.

Setelah dibongkar, terlihatlah bekas-bekas cairan pembersih lantai yang berhasil mengupas beberapa bagian dalam laptop. Parah sekali ternyata efek cairan pembersih lantai ini. Untung saja hard disk-nya tidak terkena sehingga data-data penting bisa diselamatkan.

Operasi penyelamatan hard disk berlangsung sukses
Sore itu juga kami langsung berangkat ke salah satu mall perbelanjaan elektronik di Jakarta untuk membeli laptop baru. Sebetulnya memang dia dalam waktu dekat ini sudah berencana mengganti laptopnya yang sudah berumur empat tahun lebih itu. Dana juga sudah disiapkan. Insiden ketumpahan cairan pembersih lantai ini mempercepat semua rencana.

Pilihan jatuh pada ASUS Vivobook
Rekomendasi laptop untuk kawula muda
Di tulisan kali ini  saya ingin merekomendasikan laptop yang cocok untuk kawula muda yang aktif, kreatif, dan dinamis. Sebuah laptop yang selain performanya tinggi, juga tetap ringan dan nyaman dibawa ke mana-mana. Baterainya tahan lama, dan yang pasti punya desain berbalut warna-warni yang kece. Ini dia ASUS VivoBook S14 S433.

VivoBook S14 S433
Sekilas VivoBook S14 S433
Sebetulnya nama VivoBook bukanlah nama baru di jajaran laptop ASUS. Di seri terbarunya ini, ASUS ingin menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan laptop di segmen mainstream, seperti ROG di segmen gaming dan ZenBook di segmen premiumnya. VivoBook S14 S433 ini bisa dibilang laptop yang komprehensif alias multiguna untuk berbagai keperluan mulai dari keperluan kerja, hiburan, hingga kreasi konten. Apa saja kelebihan ASUS VivoBook S14 S433 ini? Ayo kita bahas lebih mendalam.

1. Desain Keren dengan Warna Cantik
ASUS VivoBook S14 S433 Warna Gaia Green
Hal pertama yang menunjukkan keseriusan ASUS di seri terbaru VivoBook ini adalah penulisan mereknya seperti pada gambar di atas. ASUS tidak lagi menuliskan logo ASUS di bagian tengah tetapi menggantinya dengan tulisan ASUS VivoBook di bagian kanan tengah. Ini memberikan kesan yang ringkas dan minimalis.

Sisa ruang kosong yang luas atau populer dikatakan negative space ini juga memberikan kesempatan bagi yang suka melakukan personalisasi seperti menempelkan stiker. Jadi kita bisa menempelkan stiker tanpa menutupi logo yang biasanya ada di tengah.

Ngomong-ngomong soal stiker, ASUS memberikan stiker hasil kolaborasi dengan Muchlis Fachri (Muklay) dalam paket pembelian VivoBook S14 S433.

Stiker kolaborasi ASUS dengan Muklay
Selain stiker, ASUS juga menyediakan T-shirt eksklusif kolaborasi dengan Billionaire’s Project, T-shirt ini dijual melalui channel online yang hasilnya akan digunakan untuk membantu yang terkena dampak COVID-19. Warna-warni T-Shirt ini senada dengan empat pilihan warna VivoBook S14 S433 yaitu Gaia Green, Resolute Red, Dreamy Silver, Indie Black.

4 Warna ASUS VivoBook S14 S433
T-Shirt kolaborasi ASUS dengan Billionaire’s Project
Kalau saya sih paling suka yang Dreamy White karena kelihatan lebih clean dan elegan. Selain warna-warni yang cantik, desain ASUS VivoBook S14 S433 ini menurut saya sangat elegan dibandingkan dengan laptop-laptop pada umumnya. Bentuknya juga terlihat lebih tipis, ringkas dan elegan.

2. Portabilitas: Ringan dan Ringkas
VivoBook S14 S433 laptop yang ringan dan ringkas
Di awal tadi, saya bilang ASUS VivoBook S14 S433 ini cocok untuk kawula muda yang dinamis. Generasi muda yang cenderung banyak menghabiskan waktu di luar rumah seperti mahasiwa, content creator, atau pekerja kantoran yang butuh laptop yang ringan dibawa ke mana-mana.VivoBook S14 S433 ini memiliki bodi yang sangat tipis dan ringan dibandingkan dengan laptop-laptop di kelasnya. Bobotnya sendiri hanya 1,4 kilogram dengan ketebalan tidak lebih dari 15,9mm. Bobot dan dimensi yang ringan dan kecil membuat laptop ini nyaman dibawa bepergian ke mana-mana.

Dibandingkan dengan laptop berlayar 14 inci lain, VivoBook S14 S433 ini memiliki ukuran yang lebih mungil. Kok bisa padahal sama-sama 14 inci?

Bezel tipis dengan Nano Edge
Ini menjadi mungkin karena teknologi bernama NanoEdge Display dengan bezel yang sangat tipis. sehingga didapati screen-to-body ratio hingga 85%. Jadi, meskipun ukuran laptop ini lebih kecil dibandingkan dengan laptop lain, ukuran layarnya masih sama besarnya.

Nah satu lagi yang membuat VivoBook S14 S433 ini cocok dibawa sebagai teman jalan adalah performa baterainya yang luar biasa. VivoBook S14 S433 mengadopsi baterai 50Whrs, lebih besar dibandingkan laptop sekelasnya. Dikawinkan dengan prosesor Intel generasi 10 yang hemat daya, ASUS mengklaim bahwa VivoBook S14 S433 ini mampu bertahan selama 12 jam saat diuji menggunakan PCMark 10 Battery pada mode Modern Office.

Hm bisa bertahan selama itu kalau lupa bawa charger saat nongkrong harusnya bukan masalah ya?

3. Display Immersive
Display ASUS VivoBook S14 S433 cocok untuk conten creator
Kabar baik untuk para pengabdi konten. Berukuran mungil tetapi memiliki layar tampak lebih lega juga membuat laptop ini cocok untuk para kreator konten khususnya konten-konten visual seperti para fotografer dan video editor. Layar VivoBook S14 S433 ini memiliki sudut pandang yang lebar yaitu hingga 178 derajat. Lebih kerennya lagi, layar VivoBook S14 S433 ini juga telah mampu mereproduksi warna pada color space sRGB hingga 100 persen.

Nah satu hal lagi yang pasti untuk para content creator nih, kalau bawa laptop keren pas ketemu klien biasanya akan dipandang lebih serius ya ngga? Pastinya makin pede dong kalau mau presentasi karya di depan klien atau sekadar dibawa ngopi di coffee shop kekinian.

4. Konektivitas Lengkap dan Cepat
ASUS VivoBook S14 S433 telah didukung WiFi 6
Yang satu ini sungguhlah tidak kalah keren nan fungsional. Konektivitas ASUS VivoBook S14 S433 ini memiliki konektivitas yang lengkap dan moderen. Salah satu yang paling penting untuk digarisbawahi adalah penggunaan modul WiFi 6 atau WiFi 802.11ax. Astaga apa lagi itu? Sederhananya, WiFi 6 adalah generasi nirkabel yang terbaru. Dalam hal kecepatan, WiFi 6 ini mampu mencapai kecepatan transfer data nirkabel hingga tiga kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Kapasitas jaringan yang hingga empat kali lipat lebih banyak, dan latency lebih rendah hingga 75 persen.

Pun untuk konektivitas pada fisik VivoBook S14 S433 ini ada beragam port alias colokan yang dapat dilihat pada gambar berikut:

Port ASUS VivoBook S14 S433
Untuk bodinya yang kecil, port yang dibawa oleh ASUS VivoBook S14 S433 ini terbilang lengkap dan moderen, ada di antaranya USB 3.2 (Gen 1) Type-C yang memiliki kecepatan transfer data yang lebih baik dan dapat menghubungkan dengan berbagai perangkat eksternal modern yang kini mulai banyak memanfaatkan USB Type-C.

5. Fitur Premium
ASUS VivoBook S14 S433 dilengkapi fitur premium
Sebagai seri VivoBook tertinggi saat ini, VivoBook S14 S433 dilengkapi fitur-fitur seperti fingerprint atau pembaca sidik jari yang telah terintegrasi dengan fitur Windows Hello di Windows 10. Dengan begitu, kita bisa login dengan lebih cepat dan praktis, tidak perlu lagi repot-repot mengetikkan password untuk masuk ke sistem Windows.

VivoBook S14 S433 telah dilengkapi fingerprint scanner
Pada sisi audio, VivoBook S14 S433 dilengkapi dengan fitur audio premium yang telah bersertifikasi harman/kardon. Fitur ini menjanjikan kualitas audio yang terbaik di kelasnya. Hmm sepertinya ASUS benar-benar memanjakan kawula muda dengan laptop satu ini mengingat generasi muda dan musik adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

6. Performa Terbaik
ASUS VivoBook S14 S433 dengan Prosesor Intel Generasi 10
Akhirnya sampailah kita pada bagian akhir sekaligus bagian paling penting: performa. Percuma dong kalau dari luar tampilannya bagus tapi bagian dapurnya tidak bisa diandalkan.

ASUS menjanjikan VivoBook S14 S433 yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Generasi ke-10 ini dapat menghadirkan performa yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Prosesor generasi terbaru ini selain lebih kuat juga hemat daya. Pada bagian grafis, terpasang chip NVIDIA GeForce MX250 berkapasitas 2GB GDDR5 VRAM yang mampu memainkan game casual.

Duet Intel Gen 10 dan Nvidia GeForce MX250
Adapun pada sisi penyimpanan, VivoBook S14 S433 ini menggunakan PCIe SSD berkapasitas cukup besar yakni 512GB. ASUS sendiri mengatakan bahwa VivoBook S14 S433 menggunakan SSD khusus dari Intel yang telah dilengkapi dengan Optane Memory berkapasitas 32GB.

Aduh apa lagi itu Optane Memory? Optane Memory adalah teknologi eksklusif Intel yang memanfaatkan memori tambahan sebagai cache. Sederhananya, SSD mampu mengakses data yang sering kita akses secara lebih cepat yang pada akhirnya menjadikan performa VivoBook S14 S433 ini secara keseluruhan dapat menjadi lebih kencang.

Untuk melihat spesifikasi lengkap dan hasil benchmark, silahkan menekan tombol spoiler di akhir tulisan.

Kesimpulan dan Harga ASUS VivoBook S14 S433
VivoBook S14 S433 hadir dalam dua varian harga:
- Rp13.999.000 untuk varian yang menggunakan prosesor Intel® Core™ i5-10210U
- Rp15.999.000 untuk varian yang menggunakan prosesor Intel® Core™ i7-10510U

ASUS VivoBook S14 S433 ini menjadi laptop yang versatile alias multi guna. Mau dipakai kerja bisa, hiburan bisa, main game casual juga bisa. Belum lagi daya tahan baterai yang dapat mencapai 12 jam pastinya bikin laptop ini jadi perangkat yang sangat bisa diandalkan. Beragam fitur dan port konektivitas yang lengkap juga menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan.

Saya juga cukup pede merekomendasikan laptop ini untuk para kreator konten yang akrab dengan foto maupun video, terutama mereka yang aktif dan sering bepergian karena performa, dan daya tahan baterai, serta body-nya yang ringkas.

Selengkapnya tentang ASUS VivoBook S14 S433 dapat dilihat pada laman resmi ASUS di sini.
***

Main Spec ASUS VivoBook S14 (S433)

CPU
- Intel® Core™ i7-10510U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.9 GHz)
- Intel® Core™ i5-10210U Quad Core Processor (6M Cache, up to 4.2 GHz)

Operating System
Windows 10

Memory
8GB DDR4 RAM

Storage
512GB M.2 NVMe™ PCIe® SSD with 32GB Intel® Optane™ Memory

Display
14.0" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) NanoEdge Display, 100% sRGB

Graphics
NVIDIA GeForce MX250 with 2GB GDDR5 VRAM
Integrated Intel HD Graphics 520   

Input/Output
1x USB 3.2 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.2 (Gen1) Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, HDMI, Audio Jack, MicroSD card reader

Camera
720p HD camera

Connectivity
Wi-Fi 6(Gig+)(802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio
Built-in speaker, Built-in microphone, Audio by ICEpower®//harman/kardon (Mainstream)

Battery
50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension
32.40 x 21.30 x 1.59 ~ 1.59 cm

Weight
1.4Kg with battery

Colors
Gaia Green, Resolute Red, Dreamy White, Indie Black

Warranty
2 tahun garansi global

***
Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 (Sumber: ASUS)

Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 Cinebench

Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 PCMark
Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 3DMark
Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 3DMark
Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 CrystalDiskMark
Hasil Benchmark ASUS VivoBook S14 S433 PCMark 10

Normal yang Baru (Catatan di Tengah Pandemi)

Alien maskeran
Usai berganti baju, saya meraih masker berwarna hitam yang baru saja kering. Mengambil selembar tisu dan memasukkannya ke bagian dalam sebagai filter tambahan. Masker saya kini menjadi dua lapis. Saya kemudian mengenakannya menutupi hidung dan mulut lalu berjalan ke arah pintu keluar kos. Fithrah, teman sekelas saya waktu SMA yang kini tinggal di kosan yang sama sudah menunggu di teras. Hari ini kami berencana ke salah satu minimarket untuk berbelanja kebutuhan harian. Dekat saja, terjangkau berjalan kaki.

Ada pemandangan berbeda selama perjalanan. Salah satu gang kecil di sebelah kiri jalan telah ditutupi dengan bangku kayu panjang. Gang kecil yang hanya bisa dilalui maksimal kendaraan roda dua itu telah menerapkan lockdown. Ada peringatan wajib mengenakan masker ditulis dengan cat merah di atas bangku panjang itu. Beberapa langkah ke depan, warung-warung makan meski masih tetap buka kini dilengkapi peringatan tidak melayani makan di tempat. Hanya boleh bungkus. Kursi-kursi di dalamnya telah tersusun di atas meja tanda tidak ada pengunjung yang makan di dalam.

PSBB
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta telah berlaku mulai tanggal 10 April 2020. Sejak berlakunya PSBB, wajah ibukota berubah. Halte-halte bus Transjakarta yang biasanya penuh oleh manusia mendadak kosong. Begitupun dengan moda transportasi massa lain. Layanan ojek daring juga sudah dibatasi operasionalnya, mereka tidak lagi boleh mengambil penumpang. Hanya boleh melayani pengiriman barang dan makanan. Mall-mall perbelanjaan kosong, toko-toko tutup, hanya sektor-sektor tertentu yang boleh tetap beroperasi. Tidak ada Jakarta yang hituk pikuk. Tidak ada Jakarta yang ramai dan sibuk berkejaran dengan waktu. Tidak ada Jakarta yang saya kenal satu tahun ini.

Usai mengambil barang belanjaan, kami mengantre dengan pembeli lain dengan jarak tidak boleh kurang dari satu meter. Di lantai ditempeli lakban hitam sebagai penanda jarak minimal. Saya menyerahkan barang dan sejumlah uang kepada kasir melalui semacam tirai yang terbuat dari plastik tebal yang berfungsi sebagai pembatas antara pembeli dengan kasir.

Work from Home
Kantor tempat saya bekerja juga sudah menerapkan Work From Home sejak lebih kurang dua bulan lalu. Briefing mingguan yang biasanya dilaksanakan di ruang manager berganti menjadi video conference dari rumah masing-masing. Hari Jumat besok juga menjadi Jumat kedelapan saya tidak melaksanakan salat Jumat di masjid.

Tipikal-tipikal orang di tengah pandemi Covid-19 ini bermacam-macam bentuknya. Ada yang masa bodoh tetap beraktivitas dan berkumpul seperti biasa meski dilarang, adapula yang cukup ekstrem dengan berbelanja ke pusat perbelanjaan dengan mengenakan hazmat lengkap.

Belanja pakai hazmat
Warga berbelanja mengenakan hazmat. Gambar: Merdeka.com
Ketakutan ini terjadi bukan tanpa alasan, angka positif Covid-19 terus meningkat setiap hari. Data terakhir dari Kompas.com per 7 Mei 2020 menunjukkan sudah lebih dari 12.000 kasus terkonfirmasi dengan jumlah kematian telah mencapai 930. Angka yang terus bertambah diperparah dengan HOAX yang tumbuh subur. Ini juga menjadi topik yang menjadi pembahasan saat reuni digital via aplikasi video conference dengan alumni Pascasarjana Ilmu Komunikasi tempo hari. Berita-berita clickbait dengan sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tidak didukung oleh literasi digital masyarakat sehingga berita-berita hoax ini menyebar dengan sangat cepat mengaburkan informasi yang perannya di tengah pandemi tentunya sangat penting.

Video conference
Reuni digital dengan teman kuliah
Video conference menjadi obat rindu di kala pandemi. Bertukar kabar satu sama lain. Di masa seperti ini, video conference menjadi interaksi paling dekat dengan tatap muka. Suka atau tidak suka.

"Ternyata butuh pandemi baru kita video call seperti ini", kata Ical yang kini dosen di Universitas Muhammadiyah Buton. Sejak lulus kami memang sudah sangat jarang berinteraksi selain melalui WhatsApp group karena sudah berpencar. Ical dan Fajar ke Buton, Rifah ke Kolaka, Fheny ke Kalimantan, Maya kembali ke Gorontalo, dan kakak-kakak PNS peserta beasiswa Kominfo telah kembali bertugas ke instansi masing-masing.

Sama geng SMA dengan tema tebak tayangan jadul
Sama alumni PMR SMAN 5 Makassar
Bersiap tidak mudik (lagi)
Larangan mudik dari pemerintah sebetulnya sudah terbit April untuk mencegah penularan pandemi. Penerbangan penumpang pun sempat dilarang hingga 1 Juni meskipun tadi kabarnya larangan ini telah melonggar dengan dibukanya lagi seluruh transportasi massa termasuk penerbangan. Plin plan.

Pun begitu, saya memang sudah berencana untuk tidak mudik saat lebaran ini mengingat daerah tempat tinggal saya di sini termasuk zona merah. Imbauan untuk tidak bepergian keluar kota dari kantor juga sudah terbit jauh sebelum dilarang oleh pemerintah. Dengan begitu, lebaran 2020 nanti akan resmi menjadi lebaran kedua saya tidak pulang ke Makassar. Sejak meninggalkan Makassar untuk pelatihan masuk kerja sejak September 2018 lalu, saya memang belum pernah pulang. Sedih karena justru setelah mendapatkan jatah cuti, malah tidak bisa digunakan untuk pulang kampung. Soal rindu jangan ditanya, entah sudah berapa kali terbawa mimpi pulang ke rumah.

Masa sulit
Saya sehat, Alhamdulillah. Ini adalah masa yang sulit untuk kita semua. Namun di antara masa sulit itu senang melihat di internet masih banyak sesama manusia yang saling bantu. Mengumpulkan sumbangan dan memberikan donasi berupa makanan kepada orang-orang yang kehilangan nafkah di jalan. Adapun manusia berkelakuan burung bangkai yang menimbun masker medis dan menjual dengan harga melangit di awal pandemi mulai terkena getahnya, mereka mulai kesulitan mencari pembeli karena kini semua orang telah beralih mengenakan masker kain. Alamat tidak balik modal.

Memang ada-ada saja orang yang memanfaatkan segala kesempatan di kesempitan ini. Ada yang menimbun masker, ada yang menimbun hand sanitizer, belakangan muncul pula nama Ferdian Paleka. Soal nama terakhir ini pantas mendapatkan kategorinya sendiri karena alih-alih membantu sesama, dia malah melakukan prank memberikan "donasi" berisi sampah kepada waria di jalan.

Normal yang baru
Selesai berbelanja di minimarket, kami singgah sebentar mengambil laundry-an yang di sebelahnya ada counter pulsa bertuliskan kuota 30Gb gratis masker.

Cuci tangan sebelum masuk kosan
Wajib cuci tangan sebelum masuk kosan
Sesampai di kosan kami disambut peringatan wajib mencuci tangan sebelum masuk kos. Saya dan Fith mencuci tangan bergantian. Sampai kamar, saya langsung merendam belanjaan dan pakaian ke dalam larutan deterjen dan segera mandi.

Sampai pandemi ini selesai, ini adalah normal yang baru.
***
Jakarta, 8 Mei 2020.
Sebelum sahur 14 Ramadan 1441.