Di Tengah Perjalanan Menuju Nurani 2009

Cerita Nurani mungkin akan saya ceritakan lain kali saja. Di postingan ini, saya selaku pemilik sah blog ini akan berbagi foto-foto waktu mampir makan di Kabupaten Barru tempo hari. Ini dia!



Lanjut, Gang! Ternyata bukan cuman saya saja yang ketinggalan truk. Di tengah perjalanan saya yang panjang,


Saya dan Piom pun akhirnya berjalan bersama. Dan Ternyata dan ternyata, bukan hanya saya dan Piom yang ketinggalan truk. Masih ada beberapa orang lain.


Perjalanan menyusul truk pun berlanjut. Grup kami sekarang berjumlah tiga orang. Kami sudah siap berangkat ke barat mencari kitab suci.
Lama, cukup lama kami berjalan. Hingga akhirnya kami berhasil menemukan


Akhirnya, kami memutuskan untuk bersatu dan mencari jalan keluar bagaimana kami bisa menyusul teman yang lain


Setelah berdiskusi yang alot, kami akhirnya menemukan jalan keluar bagaimana kami bisa menyusul teman-teman yang lain. Kami menyatukan tangan dan semangat!


Di saat hampir semua dari kami putus asa, mungkin tinggal saya dan piom saja yang masih memiliki tekad yang kuat untuk dapat sampai ke lokasi. Saya dan Piom akhirnya menghalalkan segala cara. Kami sepakat mengumpulkan uang dengan memalak masyarakat sekitar.


Kami mulai mencari-cari korban, dengan tekad sebagai senjata utama. Dan tentu saja ada senjata rahasia!


Aksi pun berlanjut!


Aksi pertama gagal, Jangan Menyerah!


Piom, sepertinya telah benar-benar gelap mata.


Rencana jahat itupun ia nyatakan. Dan tentu saja dibantu oleh saya


Setelah menyingkirkan gadis itu dari dunia. Kami berhasil menguasai truk dan memutuskan menggunakannya truk itu sampai ke tujuan awal kami

1 komentar

wkkkkkkkkkkk......

CErita yg sangat lucu.....