Laptop Gaming Terbaik di Dunia

Photo by PungkyPrayitno.com
Di suatu negeri yang jauh, hiduplah seorang sultan yang kaya raya. Ia tinggal di istana yang mewah nan megah. Berdasarkan kesaksian tamu-tamu yang pernah diundang sultan ke istana, butuh waktu lebih kurang 2 hari dua malam berkendara untuk mengelilingi seluruh isi istana itu saking besarnya. Bahkan kata mereka, dari ruang tamu ke ruang makan bisa sampai dua kali isi bensin. Untungnya, di dalam istana tersebut sudah disediakan SPBU di berbagai sudut. Kekayaan itu konon berasal dari investasi Sultan di berbagai ladang minyak, mulai dari dari minyak bumi hingga minyak kayu putih.

Meskipun hidup bergelimang harta, hidup Sultan terlihat kurang bahagia. Belakangan ini ia sering terlihat menatap kosong ke luar istana melalui jendela kamarnya yang dilapisi intan berlian. Ia nampak lesu dan tidak bergairah melakukan apapun. Suatu pagi, saat sedang sarapan dengan steak daging sapi wellington di atas piring berlapis emas favoritnya, Sultan mendengar obrolan tukang kebunnya yang kedengarannya sangat seru. Mereka mengobrol dengan sangat bersemangat dan gembira. Sultan pun penasaran.

"Hai, tukang kebun!", suaranya yang berwibawa membuat angin berhenti berhembus. "Apa gerangan yang sedang kalian bicarakan itu?".
"Ampuni kami, Duhai Tuanku". Jawab Tukang Kebun 1 seraya melakukan penghormatan dengan gaya sikap lilin sesuai tradisi. "Kami sedang membicarakan video game yang sedang kami mainkan, Tuanku".
"Video game? Apa itu video game? Belum pernah aku mendengarnya. Itukah yang membuat kalian terlihat begitu bahagia meskipun kalian berdua ini hanya tukang kebun yang digaji dua miliar sehari?". Sultan bertanya agak panjang. Kali ini, ombak di laut berhenti bergulung.

"Ampun, Tuanku. Di sini, kami memang hanya tukang kebun biasa. Tetapi, begitu kembali ke rumah dan bermain video game, kami bisa menjadi siapa saja. Kami bisa menjadi tukang ledeng yang menyelamatkan putri dari genggaman raja kura-kura jahat, kami bisa menjadi kriminalitas kelas kakap yang bebas mencuri dan meledakkan jalanan, jadi pembalap, bahkan kami bisa bertempur melawan monster". Sultan semakin penasaran dan minta diperlihatkan video game yang dimaksud. Mereka pun segera ke rumah tukang kebun untuk mencoba bermain video game. Sultan mencoba memainkan game Middle Earth: Shadow of Mordor atas rekomendasi tukang kebun 2. Untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, Sultan terlihat begitu bersemangat. Ia dengan lincah bertempur melawan Ogre sampai lupa waktu.

Merasakan semangat yang sudah lama menghilang, Sultan akhirnya memerintahkan kepada dua tukang kebunnya untuk mencari laptop gaming terbaik di dunia. "Aku tidak peduli di mana dan berapapun harganya!", ia bertitah pada dua tukang kebunnya.
"Siap, Tuanku". Kata tukang kebun sambil browsing di toko komputer online. Misi mereka sederhana, mencarikan Sultan laptop gaming terbaik di dunia, sempurna di semua sisi, yang bisa memainkan game tanpa patah-patah, tanpa lag, FPS tinggi, dan pastinya settingan grafis rata kanan alias maksimal.

ASUS ROG GX800, Laptop Spek Dewa, Khusus untuk Sultan!
Fitur Utama ASUS ROG GX800
Kalau menulis review gawai atau perangkat elektronik tertentu, biasanya saya akan menuliskan harganya di bagian akhir. Namun di postingan ini, saya ingin menuliskannya di awal sebab harganya memang fantastis. Laptop spek dewa khusus para sultan ini dibanderol dengan harga yang fantastis, yakni sekitar Rp. 95.000.000,- (terbilang sembilan puluh lima juta rupiah). Bisa untuk bayar nikah beserta pesta-pestanya.

Dulu saya sering berkhayal, suatu hari - akan ada sebuah vendor notebook yang cukup gila untuk membuat sebuah perangkat notebook gaming dengan spek tertinggi dengan kesempurnaan di segala sisi, meskipun harus membatasi segmentasi pembeli. Tahun ini, ASUS menjawab khayalan itu. ASUS memang terkenal sering mendorong sampai batas di berbagai perangkat ciptaannya, menaikkan standar, untuk kemudian melampauinya lagi di kemudian hari. Begitu seterusnya.

Chandra Liow di Launching ASUS ROG GX800 Indonesia. Photo by PungkyPrayitno.com
Kali ini, giliran batas laptop gaming yang ditembusnya dengan ASUS ROG GX800. Dengan harga yang fantastis, tentu ASUS tidak main-main dengan perangkat baru ini. Dari harganya saja, kita langsung tahu kalau notebook ini bukan untuk semua orang. Laptop dengan spek dewa ini memang dibuat untuk menjawab pasar laptop gaming premium yang sudah mulai booming belakangan ini. Lalu, seperti apa sih kualitas yang ditawarkan laptop yang hampir seharga mobil murah ini?

Fitur Utama

1. Processon Intel Generasi 7 (Kaby Lake), Intel Core i7 7820HK yang dapat di-overclock hingga 4,2GHz
ASUS ROG GX800 dengan Intel Core i7 7820HK
Kita mulai dari otaknya dulu. Processor 4 inti (Quad-core) Intel Core i7 7820HK terkenal kehandalannya dari segi kecepatan (clock speed) menjamin kinerja yang lebih kuat dan lebih cepat bahkan untuk tugas-tugas yang butuh resource besar seperti rendering 3D/Video. Karena kehandalannya dalam menangani tugas-tugas besar, performa processor ini disebut-sebut setara dengan kinerja processor komputer desktop. Intel Core i7 7820HK ini juga akan mendukung aktivitas gaming yang lebih lancar dengan mencapai FPS yang lebih tinggi.

Dan jika belum puas sampai di situ, ASUS ROG GX800 memberikan kesempatan bagi kita untuk menembus hingga batas kecepatan 4,2Ghz melalui overclocking pada mode docking. Jika biasanya aktivitas overclocking ini hanya dilakukan oleh mereka yang expert karena tingkat kerumitannya yang cukup tinggi, kita tidak usah khawatir karena ASUS sudah membenamkan sebuah program bernama ASUS Gaming Center, yang memunginkan kita melakukan overclocking dengan mudah dan aman.

Selengkapnya tentang overclocking akan saya bahas di bagian tersendiri

2. Dua buah VGA card Nvidia GTX 1080
ASUS ROG GX800 dengan 2 Way SLI GTX1080

Kartu grafis (VGA card) adalah perangkat yang bertanggung jawab terhadap kualitas visual yang dihasilkan suatu perangkat komputer. Semakin kuat VGA Card, semakin cepat dan semakin berkualitas pula gambar yang dihasilkan. GTX 1080 yang dibenamkan memiliki CUDA Core sebanyak 2560, dengan base clock 1607 MHz dan boost clock mencapai 1733 MHz. Satu buah GTX 1080 memiliki VRAM sebesar 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps.

Lalu, apa makna 2 Way SLI itu?

2 Way SLI berarti, ROG GX800 menggunakan dua buah kartu grafis yang bekerja sama untuk mencapai performa yang maksimal. Satu buah kartu grafis GTX1080 saja sebenarnya sudah sangat gahar dalam memainkan game-game keluaran terbaru, bayangkan bila ada dua kartu grafis monster yang bekerja secara bersama-sama. Semua kegaharan itu jadi berlipat ganda. Aih, dijamin kualitas gambar yang dihasilkan pasti lebih nyata. Gila gila gila.

Selain itu, kartu grafis kelas teratas dari Nvidia ini telah dibekali dengan fitur VR Ready serta beberapa teknologi lainnya antara lain Nvidia G-Sync, Vulkan API, OpenGL dan lainnya yang berguna untuk memaksimalkan serta mengoptimalkan efek-efek di dalam game agar bisa berjalan mulus ketika dimainkan dan menjaminkan pengalaman visual yang jauh lebih baik dan lebih nyata.

3. RAM 64GB DDR4 2800MHz dan SSD M.2 PCIEX4  NVMe 512G*3 RAID 0

Suasana Launching ASUS ROG GX800
Bayangkan begini, anda yang sehari-hari bepergian dengan menumpang angkutan kota atau bus. Lalu suatu hari, Anda menumpang supercar alias mobil super canggih. Kurang lebih begitulah peningkatan kecepatan yang ditawarkan oleh RAM sebesar 64GB DDR4 dan media penyimpanan buatan Samsungm SM951 yang diklaim sebagai Solid State Drive tercepat abad ini.

Dengan kecepatan seperti ini, loading game hanya akan memakan satu dua tarikan nafas, jauh berbeda dengan hardisk dan RAM konvensional. Belum lagi kapasitas yang begitu besarnya. Slot PCIE4 sendiri memiliki kecepatan 4 kali lebih cepat dibandingkan dengan SATA3

Selain itu, RAM dan SSD yang supercepat ini, juga menjamin aktivitas rendering 3D maupun video yang lebih cepat dan lancar. Saya pun, jika punya kesempatan ingin sekali naik kelas dari HDD ke SSD. Sayang belum punya uang.

Screenshot Pengaturan Visual ROG GX800 di Game Tom Clancy's The Division

4. 4K Display dengan teknologi G-Sync

Resolusi Ultra HD
ASUS ROG GX800 memiliki bentang layar seluas 18.3 inci dengan resolusi mencapai 4K alias Ultra HD (3840X2160) dan telah dilengkapi dengan tingkat refresh rate 60Hz. Artinya layar mampu menampilkan sebanyak 60 gambar per detiknya. Bentang layar, resolusi maksimal, refresh rate ini tentunya dapat memberikan pengalaman visual yang mengagumkan dalam bermain game.

Sementara itu, NVIDIA G-SYNC memperhalus gerakan gambar dengan menyesuaikan refresh rate layar dengan refresh rate yang dihasilkan oleh GPU (kartu grafis), sehingga dipastikan gerakan yang dihasilkan akan lebih mulus dan mampu mengeliminasi gerakan patah-patah (screen tearing). Aduh, ilerku keluar sedikit.

Tidak sampai di situ, ASUS turut memberikan teknologi in-plane switching (IPS). Teknologi ini menawarkan tingkat akurasi dan reproduksi gambar yang lebih baik sehingga akan sangat cocok untuk keperluan non gaming seperti fotografi, desain grafis, konten game 3D, sampai editing film yang membutuhkan akurasi dan reproduksi gambar yang sempurna.

Untuk mendukung kenyamanan pada penggunaan jangka waktu lama, display ROG GX800 mendapatkan finishing matte yang berguna untuk membuat mata para gamers tidak mudah lelah. Teknologi ASUS Splendid khas ASUS memungkinkan kita untuk memilih berbagai mode warna, salah satunya adalah eliminasi intensitas warna biru sehingga layar tidak terlalu menyilaukan agar tetap nyaman dalam penggunaan jangka waktu lama.

5. Hydro overclocking system

ASUS ROG GX800 Docking System
Bukan, yang di belakang itu bukan speaker. Itu adalah docking sytem yang memiliki dua fungsi utama. Pertama, docking system ini berfungsi untuk menstabilkan suhu notebook. Di dalam docking system tersebut, terdapat cairan pendingin yang akan masuk untuk mengambil panas dari CPU dan GPU kemudian mengeluarkannya sehingga suhu CPU dan GPU yang bekerja paling keras saat bermain game tetap stabil.

Fungsi kedua, docking system ini akan menyuplai daya tambahan untuk proses overclocking. Jadi, cara kerjanya begini. Satu buah adaptor dicolokkan ke laptop, dan satu lagi dicolokkan ke docking system sehingga suplai daya menjadi dua kali lipat. Suplai daya ini kemudian digunakan untuk memaksa CPU dan GPU sampai batas tertentu, sehingga CPU dan GPU akan bekerja ekstra keras demi mendapatkan performa yang lebih tinggi lagi. Overclocking baru dapat dilakukan jika ROG GX800 terpasang ke docking systemnya dan kedua adapor sudah tercolok. Soal panas yang berlebihan karena kerja ekstra ini, kita tidak usah khawatir sebab watercooling system ini akan menjaga suhu tetap stabil.

Dua buah adapter, satu untuk laptop, satu untuk docking system
Overclocking, bagi awam adalah proses yang cukup rumit dan berisiko sebab proses ini akan memaksa perangkat untuk bekerja melampaui batas yang direkomendasikan. Enaknya, fitur ASUS Gaming Center hadir untuk memudahkan proses overclocking tersebut dan pastinya lebih aman karena ASUS ROG GX800 sudah menyiapkan docking system tentu sudah punya standar sendiri.

ASUS Gaming Center untuk overclock yang lebih mudah
Overclocking pada mode ekstreme akan membabat habis semua game dengan sempurna. Tanpa lag, tanpa patah-patah, dan pasti pada pengaturan grafis 4K paling memukau.

Dengan segala keunggulan yang dapat dicapai lewat overclocking ini, barangkali tidak berlebihan jika dibilang ASUS ROG GX800 memiliki performa yang setara dengan komputer gaming desktop yang berukuran jauh lebih besar. 

6. Antena wi-fi eksternal dan ASUS Game First III

External wifi antenna
Dunia gaming hari ini telah berkembang menjadi komunitas yang berjaringan. Kini, kita bisa bermain video game dengan banyak pemain di seluruh dunia dari dalam kamar masing-masing. Sayangnya, permainan kadang-kadang harus berhenti di tengah jalan atau karakter kita kalah tanpa bertarung gara-gara internet yang putus-putus. Untuk mengindari masalah itu, ROG GX800 hadir dengan perangkat tambahan berupa antena wifi eksternal yang dapat menangkap sinyal wifi hingga 50% lebih kuat. Selain itu, melalui ASUS Gaming Center, kita dapat mengaktifkan mode Game First III, apa lagi itu? Mode Game First akan mengalokasikan internet lebih banyak kepada game yang sedang kita mainkan daripada keperluan lain.

Dengan begitu, bermain game online tidak lagi khawatir lag dan sekarang kita bisa membabat habis lawan tanpa gangguan.

6. Keyboard Mekanik, ASUS Aura, dan Mouse Gladius

ROG GX800 dengan Keyboard Mekanikal
Keyboard mekanik bagi sebuah laptop gaming adalah keharusan! Keyboard mekanikal ini menjadikan setiap tuts menjadi lebih empuk, lebih kuat, lebih halus, dan clicky feel pada saat menekan keyboard pun akan sangat terasa. Ada aksen putih yang menonjol pada tombol A, S, W, D atau yang lebih familiar dengan tombol maju, mundur, kiri, dan kanan bagi para gamers hihi.

Satu lagi yang keren dari keyboard ROG GX800 adalah warna keyboard yang menyala tegas dengan berbagai warna. Berbeda dengan seri sebelumnya, kali ini warna pada tuts keyboard dapat diatur warnanya melalui ROG Aura pada ASUS Gaming Center sesuai dengan selera dan kepribadian masing-masing gamer. Selain mempercantik, tuts yang menyala ini akan sangat berguna untuk bekerja atau gaming di ruangan dengan intensitas cahaya yang cukup rendah.

Nah, buat kalian yang sering main game First Person Shooter, tentu kalian butuh mouse yang dapat mengimbangi kecepatan dan keakuratan tangan handal kalian. Oleh karena itu, ASUS ROG GX800 dibundel dengan mouse gaming Gladius yang dapat diatur DPI-nya hingga 6400 sehingga sangat ideal untuk bermain game tembak-tembakan.

7. Port input dan output super lengkap

ROG GX800 Port samping dan belakang
Port input dan output yang disediakan ROG GX800 ini terbilang sangat lengkap, terutama untuk mendukung aktifitas gaming penggunanya. Pertama, port HDMI 2.0 yang dapat menampilkan gambar ke monitor 4K dengan refresh rate 60Hz. Jika monitor 4K itu masih belum memuaskan, masih ada satu lagi display port 1.3 yang mendukung 8K monitor (60 Hz) atau dual 4K monitor 60Hz. Aih, gaming tidak pernah senyata ini.

Input lain, terdapat 2 buah USB 3.1 Type C yang telah mendukung Thunderbolt 3.0, 3 buah USB 3.0 Type A untuk kecepatan transfer data ekstra cepat, Headphone jack, mic jack, WiFi Antena eksternal serta 2-1 card reader. Juga LAN port dan Kensington lock.

Sementara itu di belakang, terdapat port untuk menyambungkan notebook ke docking systemnya.

8. Dual array microphone untuk streaming dan online gaming
ROG GX800 sepertinya memang sangat memanjakan para online gamersnya. ASUS memberikan fitur dual array microphones yang dapat menangkap suara dengan jernih, sehingga suara gamers akan terdengar dengan jelas oleh lawan bicara meskipun sedang berada di ruangan yang berisik atau di ruang terbuka. Selain itu, Teknologi Noise Supression akan menyaring polusi suara yang mengganggu seperti ketika mengetuk papan ketik, suara kipas notebook hingga audio yang dikeluarkan game itu sendiri.

Main Specification
CPU
Intel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,2GHz

Operating System
Windows 10 Home

Memory
64GB DDR4 up to 2800MHz

Storage
M.2 PCIEX4  NVMe 512G*3 RAID 0

Display
18.4” Anti Glare UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC

Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI 16GB GDDR5 VRAM

Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt

Camera
Built-in HD camera and array mic

Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support

Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.

Warranty
2 years full global warranty

Kesimpulan
Saya sudah bermain game sejak berumur 5 tahun. Sejak saat itu, saya menjadi begitu akrab dengan permainan digital yang sangat mengasyikkan. Sehabis membeli laptop ASUS A43SV dengan spesifikasi yang cukup mumpuni pada waktu itu, saya bisa bermain game berjam-jam dengan lancar. Sekarang, setelah semua game baru membutuhkan resource yang semakin besar, ASUS A43SV saya tidak lagi sanggup memainkannya. Hobi gaming saya pun terpaksa dihentikan. Saya merasa satu bagian dari diri saya menghilang.

Bermain dengan ASUS ROG GX 800 ibaratnya kayak balapan di pacuan kuda, sementara lawan mengendarai kuda, kita mengendarai supercar. Tidak ada satu game barupun yang tidak mampu dilibasnya dengan sempurna, bahkan pada mode standar sebelum overclock. Harga memang tidak membohongi kualitas. Tidaklah berlebihan jika laptop gaming ini disebut cocok untuk memenuhi standar para sultan yang ingin kesempurnaan di semua sisi.
***
Lampiran: Hasil Uji Benchmark via Software dan In Game Setting

Benchmark Mode Standar












Benchmark Mode Optimized












Benchmark Mode Extreme











 
 In Game Settings

















In Game Benchmark - Extreme









 

7 comments

  1. Ini baru laptopnya sultan....keren ceritanya

    ReplyDelete
  2. Ulasannya kece bana-bana.. GX800 ini blum ada lawannya.

    ReplyDelete
  3. Bentar kak, aku mau cari sultan dulu, sepik2 dikit trus minta beliin ROG GX800 deh. Haha

    ReplyDelete
  4. Tukang kebunnya makmur sentosa bener yak.. Wkwkwkwk ����

    ReplyDelete
  5. sudah seru-seru bacanya, ternyata iklan, wahahaha :V

    ReplyDelete
  6. Kalau laptop buat main the sims 4, bagus nya laptop dgn spesifikasi gmn yah?

    ReplyDelete
  7. Kece badai ini laptopnya, cocok buat gamer kelas mastah.

    ReplyDelete