Palembang dan Julukan “Venesia dari Timur” yang Disematkan Kepadanya

Gambar: Tribunnews
Ahh... Venesia. Destinasi super romantis impian banyak pasangan untuk travelling. Bagaimana tidak, kota kecil yang terletak di Italia bagian Utara ini menawarkan keindahan kanal-kanal sungai dengan deretan gondola yang menyusurinya. Kebayang nda sih, duduk di gondola yang bergerak pelan-pelan ditemani cahaya lampu keemasan yang memantul di permukaan air?

Romantisme kanal dan gondola itu sendiri menjadi alasan yang cukup bagi banyak orang untuk memasukkan Venesia ke dalam bucket list mereka. Saya coba Googling perkiraan biaya ke Venesia dan sukses mematahkan hati saya sendiri, paling tidak untuk saat ini. Wajar sih biayanya segitu, penerbangannya saja harus melintasi benua dan samudera.

Namun sepertinya kita tidak perlu sakit hati terlalu lama. Jika belum memiliki kesempatan untuk melintasi benua dan berkunjung ke kota tersebut, kita bisa berkunjung terlebih dahulu ke Pulau Sumatera, tepatnya ke Kota Palembang.

Heh kok Palembang? Tadi bukannya mau ke Venesia?

Ehm, jadi begini. Pada masa kolonialisme, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini memperoleh julukan “Venetie Van Andalas” atau “Venice of the Earth” yang berarti Venesia dari Timur. Sampai sini tertarik? Jika tertarik, Yuk berlibur ke Palembang dengan tiket pesawat promo ini.

Asal usul julukan “Venesia dari Timur"
Alasan utama mengapa Palembang mendapatkan julukan “Venesia dari Timur” adalah relief wilayahnya yang mirip dengan Kota Venesia. Palembang dikelilingi oleh anak-anak sungai dari aliran induk Sungai Musi yang menjadikan wilayah kota kaya akan potensi wisata. Julukan “Venesia dari Timur” sendiri untuk Kota Palembang tidak hanya berfokus pada aspek wisata, tetapi juga pada pemanfaatan sungai sebagai jalur transportasi di era kolonialisme. Sungai Musi adalah lintasan utama yang kerap dilalui oleh kapal-kapal dagang yang besar, maupun perahu atau sampan yang berukuran lebih kecil.

Karena alasan itulah, bangsa Eropa, terutama pemerintah Belanda yang sempat menduduki wilayah Sumatera Selatan menganggap kota ini sama seperti Kota Venesia yang menggunakan sungai sebagai jalur transportasi utamanya.

Peranan Sungai Musi dan Jembatan Ampera
Sungai Musi dan Jembatan Ampera memegang peranan penting dalam perkembangan pariwisata Kota Palembang. Keduanya memang menjadi landmark yang paling terkenal di kota tersebut. Sungai Musi bahkan disebut sebagai titik utama yang membandingkan Kota Palembang dengan Venesia, karena sejumlah aktivitas wisata berbasis sungai berpusat di sungai ini.

Selain kehadiran pasar dan rumah makan terapung, Anda pun bisa berwisata dengan menyusuri Sungai Musi sambil menaiki ketek, sarana transportasi air yang memiliki fungsi sama dengan gondola-gondola yang digunakan untuk menjelajahi sungai di Venesia. Di waktu malam, pengalaman wisata akan semakin berkesan saat Anda menikmati keindahan lampu-lampu hias yang dinyalakan di Jembatan Ampera.

Sejumlah objek wisata lain di sekitar Sungai Musi dan Jembatan Ampera juga tidak kalah menarik. Plaza Benteng Kuto Besak, misalnya, sering dibandingkan dengan Plaza Venice yang menghiasi tepian kanal-kanal sungai di Venesia.

Wisata Romantis ala Venesia di Kota Palembang
Tanpa perlu jauh-jauh ke Venesia, Palembang bisa dijadikan destinasi wisata romantis bagi Anda dan pasangan. Selain menikmati keindahan Jembatan Ampera dari sore hingga malam hari, Anda bisa mengunjungi Pulau Kemaro, pulau kecil yang berada di tengah-tengah Sungai Musi.

Nuansa kebudayaan Tionghoa yang kental hadir di Pulau Kemaro. Pulau ini memang menjadi salah satu saksi sejarah masuknya peradaban Hindu dan Budha di Pulau Sumatera. Di samping mengunjungi situs-situs peninggalan masa lampau dan kelenteng bersejarah yang dibangun di atas pulau, Anda bisa menikmati panorama matahari terbenam yang akan menjadi pemandangan romantis tak terlupakan.

Namun, daya tarik wisata yang menjadi lokasi paling digemari oleh wisatawan saat berkunjung ke Pulau Kemaro adalah Pohon Cinta. Menurut kepercayaan rakyat yang berkembang, pasangan yang mengukir atau menuliskan namanya di Pohon Cinta akan memiliki hubungan dan kisah cinta yang langgeng hingga akhir hayat. Aww so sweet.

Menarik, bukan? Jika ingin menikmati sensasi wisata romantis sekaligus menyusuri kemegahan Jembatan Ampera, segera susun rencana liburan Anda. Untuk mendapatkan tiket promo Batik Air ke Palembang murah, Anda bisa melakukan pemesanan tiket melalui website Airy. Perjalanan wisata Anda pun akan semakin mudah dan menyenangkan.

8 komentar

wwkwkw.. indah emang, pernah nonton di salah satu film.

Jadi sebelum ke situ, baiknya ke khas Indo aja ya, harga lbih terjangkau haha...

Hahahah iyaa sekalian gladi kotor dulu sebelum ke Venesia :))

Sekarang jembatan Amperanya udah ada pendamping loh, Jalur LRT juga membelah sungai Musi.
tapi menurut gue palembang lebih cucok wisata kulinernya sih. :)

Keren banget blog iniiii
aku kesasar gegara baca comment dikau di blog Pungky
--bukanbocahbiasa(dot)com--

Wihh Palembang makin keren yak sekarang? Aku pernah tuh dibawain mpek-mpek dari Palembang dan itu adalah mpek-mpek ternikmati yang pernah mampir di lidahku. Jadi makin pen ke sana :)

Hahahaha selamat datang di blogku, mba. Faedahnya dikit tapi tetaplah membacanya :D

Btw maaf, mba saya ga bisa komen di blog mba soalnya saya ga pake Google+

:(

Iyaa apalagi persiapan buat asian game nih. Makin banyak dibangun penunjang fasilitas. Makanya maen kesana lagi dong.. :))

Pempek asli emang terdabest sih. Kalo mau, coba makanan asli palembang yang lain kayak tekwan, model atau lenggang. InsyaAllah menggoyang lidah. :D

wahh palembang ya kak, ternyata punya julukan wenesia dari timur.. :)