#ZenFinity2017 dan Dua Hape yang Bikin Iler Neces



Assalamualaikum, Semueee. Ape kabar lu pada? Aye baru balik dari ibukote niiihhh *ngomong sambil kunyah kerak telor*

Pengunjung Monas Paling Tampan Hari Itu
Pertengahan Mei, tepatnya tanggal 14 Mei 2017 saya berangkat ke Jakarta menghadiri undangan oleh ASUS Indonesia di gelaran #ZenFinity2017. Perasaan saya? Biasa aja sih, perayaannya juga tidak berlebihan: cukup sujud mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa, lalu teriak di teras pake TOA biar semua tetangga dengar dan spam di semua social media dari Instagram sampai miRC.

Undangan Paling Keren
Sebenarnya, saya cukup pesimis undangan yang dikirimkan panitia akan sampai tepat waktu ke rumah. Pasalnya untuk sampai ke rumah ini memang perlu melewati 3 lubang hitam dan 2 galaksi. Sebelumnya pun, undangan acara Zenvolution 2016 telat sampai. Saya sudah sehari di Bali, undangannya baru diterima bapak di rumah.

Namun ternyata tidak hari itu, atau lebih tepatnya tengah malam itu. Kamis, 11 Mei 2017 pukul 22.45 WITA pagar rumah diketok seseorang. Saya yang sedang berbaring syahdu di dalam kamar langsung bangkit. Ini siapa yang ngetok pagar jam segini? Jangan-jangan ada yang mau ngasih surprise ulang tahun, pikir saya dalam hati meskipun ulang tahun saya sebenarnya masih 2 bulan lagi.

Dengan kecepatan 600km/jam saya berlari dari kamar ke pintu rumah.
"Pak Adityar?", oh ternyata kurir.
"Iya, Pak. Saya sendiri", saya menjawab dengan berwibawa karena dipanggil pak.
"Hari ini masih sendiri aja", bapak ngajak ribut tengah malam, Pak?
"Ada kiriman dari ASUS, Pak", kata si bapak kali ini dengan menyodorkan selembar kertas dibungkus plastik.
"Oh iya terima kasih, Pak", kata saya seraya menandatangani tanda terima. Tetap dengan kalem.

Barulah setelah si bapak melipir pergi, saya salto-salto melengking kegirangan.

Undangan Zenfinity 2017
Sekilas undangan ini terlihat seperti undangan pada umumnya. Di halaman depan ada cover acara, sedangkan di belakang tercantum jadwal acara. Nah ternyata, ada metode rahasia untuk melihat undangan ini sepenuhnya. Caranya dengan menggunakan aplikasi khusus ZenFinity 2017 yang dapat di-install melalui Play Store atau AppStore.
A post shared by Adityar (@planetyar) on

Undangannya aja keren, gimana acaranya?
Gelaran Zenfinity 2017 berlangsung di ballroom Pullman Jakarta Central Park. Setelah menukar undangan dengan ID card, kami para undangan yang terdiri dari blogger, media, Youtuber, juga para artis social media berbasis streaming kayak Bigo Live dan 17 Live berjalan di atas karpet merah menuju spot foto. Begitu sampai di spot foto, para fotografer tanpa aba-aba langsung berlomba-lomba mengambil foto kami bergantian. Cahaya flash dari kamera ke kamera bergantian mengisi udara. Gila, berasa artis.

Salah satu blogger tertampan di Zenfinity 2017
Memasuki venue acara Zenfinity 2017 sungguh adalah syurga buat narsis-narsisan. Setelah puas berfoto di atas karpet merah, kami berfoto lagi di photobooth yang disediakan oleh panitia. Awalnya sebenarnya saya cuma berdiri di samping booth karena diminta salah satu teman buat memegangi tasnya selagi dia menunaikan aktivitas berfoto. "Mau foto sih, tapi malu ah kalau sendiri", pikir saya dalam hati. Mba-mba cantik yang melihat saya berdiri sambil memegangi tas dengan wajah memelas kayaknya tahu isi pikiran saya.

"Mas Adityar mau foto?", dia antara sakti bisa tahu nama orang atau karena baca di tanda pengenalku.
"Nggg... Nggak mba nanti aja sama temen", kata saya mencoba menahan grogi karena si mba-nya cantiQue bat.
"Gapapa, Mas. Ayo, Mas Adityar dulu ya abis ini", gubrak.

Ya sudah, the show must go on. Saya pun mengambil property dan berfoto meniru gaya Joe Taslim di poster Zenfone Zoom S. Hasil fotonya, satu dua lah saya sama Joe Taslim, mata kita sama-sama setajam macan. Dia macan beneran, saya macan cisewu.

A post shared by Adityar (@planetyar) on

Likesnya ya, Kak biar saya dapat hadiah XD

Kejutan-kejutan tanpa batas

Menuju panggung utama Zenfinity 2017
Pembukaan acara berlangsung meriah. Lighting berpijar menyahut dentuman musik yang gemuruh, bertiga bersama gambaran produk pada layar utama mengiringi para dancer membuka kemeriahan peluncuran dua seri Zenfone baru hari itu.

Zenfone Zoom S, idaman para mobile photographer

Mas Firman memperkenalkan Zenfone Zoom S
Ahh... Zenfone Zoom S. Smartphone untuk fotografi yang sukses bikin mata audiens berbinar-binar mupeng. Bagaimana tidak, smartphone ini memang aduhai hampir dari semua sisi baik display, processor, RAM, storage, baterai, dan tentu saja: kamera. Spesifikasi dan keunggulan Zenfone Zoom S akan saya bahas di postingan berikutnya. Di sini, saya akan meng-highlight fitur utama yaitu dari sisi kamera. Zenfone Zoom S memiliki total 3 buah kamera. Di bagian belakang, ada sistem dual kamera yang terdiri dari main camera (kamera utama) dan zoom camera (kamera untuk zoom), sedangkan di bagian depan ada kamera selfie.

Spesifikasi Kamera Utama Zenfone Zoom S
Sensor: Sony IMX362 berukuran 1/2.55 inch, salah satu sensor terbesar di kelasnya
Resolusi: 12 Megapixel 
Bukaan rana (aperture): f/1.7
Focal length: 25mm

Jadi, foto seperti apa yang bisa kita hasilkan dengan kamera seperti ini?

Contoh foto yang diproduksi dengan Zenfone Zoom S
Sensor kamera memegang tanggung jawab terbesar dalam memproduksi hasil foto yang berkualitas. Semakin baik sensornya, semakin tinggi pula kualitas foto yang dihasilkan. ZenFone Zoom S dipersenjatai Sony IMX362 berukuran besar menjamin foto akan memiliki nilai produksi yang lebih dari cukup, tengok saja kedua hasil foto Zenfone Zoom S di atas, namun tentu saja tidak mampu merepresentasikan hasil kameranya karena ini adalah foto hasil cetakan yang saya foto dengan Zenfone 3 itupun sudah dikompress sehingga mengalami penurunan kualitas secara signifikan.

Namun saya berani bilang sama kalian kalau kualitas foto yang dipamerkan tempo hari memang benar-benar detail, tajam, jernih, dan warna yang dihasilkan juga bagus sekali. Keleluasaan dalam mengelola detail dan warna juga cukup luas dengan pilihan untuk mengatur sharpness, contrast, dan saturation pada mode manual. Untuk pengalaman fotografi yang lebih profesional dan keperluan post-processing, Zenfone Zoom S juga memungkinkan pengguna untuk meng-capture file RAW.

Ngomong-ngomong soal mode manual, pengguna memiliki kontrol penuh terhadap pengaturan ZenFone Zoom S. Kita bisa mengatur white balance, exposure value (EV), fokus, dan ISO. Membuat foto efek beku (freezing) juga memungkinkan dengan dukungan shutter speed yang mengagumkan hingga 1/50.000 detik. Foto light trail atau foto galaksi pun bisa dengan shutter speed hingga 32 detik.

Sehingga, dengan kemampuan itu tidaklah mengherankan kalau Zenfone Zoom S mendapat banyak pujian dari para fotografer profesional. Salah satunya adalah Darwis Triadi, sang maestro fashion photography Indonesia ditantang untuk memotret dengan Zenfone Zoom S dan hasilnya, cukup 1 kata: stunning.

Karya Darwis Triadi dengan Zenfone Zoom S
Dalam sesi presentasinya, Darwis Triadi memberikan testimoni positif selama menggunakan Zenfone Zoom S untuk memotret, bahkan beliau dengan yakin mengatakan bahwa Zenfone Zoom S sebagai smartphone favorit barunya untuk fotografi. Ini fotografer senior loh yang bilang, jadi masih ragu sama kualitas foto Zenfone Zoom S?

Darwis Triadi dan hasil karyanya dengan Zenfone Zoom S
Bukaan rana f/1.7 dan focal length 25mm memungkinkan hasil foto yang tetap terang pada kondisi pencahayaan minim, juga memungkinkan kita untuk memproduksi hasil foto dengan efek blur (bokeh) yang dramatis. Aih, seandainya uang tinggal petik di pohon pasti sudah kuboyong Zenfone Zoom S ini.

Spesifikasi kamera Zoom Zenfone Zoom S
Resolusi: 12MP
2.3x optical zoom
12x total zoom
focal length 59mm

Biasanya, ketika menggunakan kamera pocket atau kamera smartphone lain, ketika melakukan zoom kualitas gambar pasti berkurang secara drastis. Inilah fungsi kamera kedua ini, ia mampu melakukan pembesaran secara optical hingga 2.3x sehingga kualitas gambar yang dihasilkan tetap tinggi.

Zenfone Zoom S dengan pembesaran 2.3x
Pembesaran dengan metode optical zoom adalah pembesaran dengan menggunakan lensa, sehingga gambar yang dihasilkan tetap tajam. Zenfone Zoom S mendukung hingga total pembesaran 12x. Meskipun kualitas gambar yang dihasilkan pada saat pembesaran ini tentu tidak sebaik kamera utama, kualitas yang dihasilkan masih jauh lebih baik dibandingkan pembesaran yang biasa kita lakukan dengan kamera smartphone lain.

Spesifikasi kamera depan Zenfone Zoom S
Sensor: Sony IMX214
Resolusi: 13 Megapixel 
Bukaan rana (aperture): f/2.0
Screen flash: Yes

Awalnya saya kira Zenfone Zoom S ini cuma akan fokus di mode dual kamera belakang sehingga melupakan kamera depan. Oh, ternyata saya salah. Sensor Sony IMX214 dengan resolusi 13MP dan bukaan rana f/2.0 tentu adalah berita baik bagi para pejuang selfie. Belum lagi ditambah beautification mode: on.

Ku merasa cantik dengan Beautification
Kamera DSLR dan mirrorless memang dua jenis kamera yang begitu powerful. Namun dalam banyak keperluan, travelling misalnya kita ingin yang simpel alias bidik dan tembak. Oleh karena itu, kamera smartphone sering menjadi kamera alternatif bahkan oleh sebagian orang (termasuk saya) menjadi kamera utama. Sebagai orang yang menggunakan smartphone sebagai kamera utama untuk mendokumentasikan setiap momen dan perjalanan, blogging, dan Instagramming, Zenfone Zoom S ini fix menjadi smartphone idaman.

Zenfone Zoom S sudah mulai tersedia di pasaran dengan harga Rp. 5.999.000,-

Zenfone Live, kecantikan yang tidak tertunda
Sekarang, ayo kita liat yang cantik-cantik.

ZenFone Live untuk melengkapi cantikmu
Untuk yang suka selfie, pasti tidak asing lagi dengan teknologi beautification, yaitu mode kamera yang mampu memberikan efek cantik dengan membuat wajah kian mulus, tirus nan merona. Jadilah hasil selfie yang lebih cantik dari wajah aslinya. ASUS lagi-lagi berinovasi dengan menanamkan fitur ini ke mode streaming yang belum pernah dilakukan oleh vendor lain. Jadi, para pengguna bisa tampil lebih maksimal saat melakukan streaming atau live show di Instagram, Facebook, Youtube, Bigo, 17, maupun platform live lainnya. ASUS Indonesia memang ingin mendorong para pengguna lebih percaya diri ketika melakukan live streaming agar yang menonton juga semakin banyak.

ZenFone satu ini memang diperuntukkan buat yang emesh-emesh. Desainnya yang ramping, bobot yang ringan, dan bentang layar 5 inch membuatnya nyaman dipegang oleh kaum hawa yang memang umumnya memiliki tangan lebih kecil dan jari lebih ramping dibandingkan laki-laki. Hal ini membuat ZenFone Live juga nyaman digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Kamera utama ZenFone Live juga cukup unggul di kelasnya. Kamera belakang dengan resolusi 13MP dan kamera depan 5MP cukup untuk mengabadikan momen sehari-hari apalagi nongkrong cantik di cafe kekinian sambil story-story-an. Ya plis aja jangan dibandingkan sama ZenFone Zoom yang kelasnya jelas berbeda.

Secara singkat, ada tiga keunggulan utama ZenFone Live. Pertama teknologi Beauty Live yang dapat mempercantik secara realtime saat melakukan live lewat berbagai social media. Kedua, dari segi audionya yang dilengkapi mikrofon berteknologi tinggi yang mampu mengangkat suaramu lebih jelas dan meredam suara background yang menggangu, live di cafe yang cukup ramai? Siapa takut?! Selain itu, masih dari segi audio ZenFone Live ditanamkan smatr amp by ICEpower sehingga suara dari speaker menjadi lebih jernih. Ketiga, desain yang cantik dan warna-warna menawan untuk melengkapi kecantikanmu.

Tatjana Saphira dan Sheryl Sheinafia sebagai Brand Ambassador ZenFone Live

Spesifikasi dan fitur ZenFone Live cukup lengkap dan memuaskan di harga Rp. 1.799.000,-
Sebagai smartphone basic cukup bisa diandalkan untuk keperluan sehari-hari sebagai perangkat komunikasi, foto-foto, bikin Insta Stories, apalagi live streaming. Semuanya akan menjadi lancar karena dukungan internet 4G. Jadi, buat yang ingin tampil secantik Tatjana dan Sheryl tahu kan smartphone apa yang cocok buat kalian?

Kalau gue cowok gimana? Apa gue ga boleh pake ZenFone Live?
Menurut saya, meskipun ZenFone Live memiliki fitur yang memanjakan perempuan, kualitas dan fiturnya sebenarnya cukup cocok menjadi pendukung aktivitas keseharian siapapun baik laki-laki maupun perempuan. Spesifikasi yang ditawarkan cukup baik di rentang harga segitu. Begini deh, liat sisi positifnya: ZenFone Live-mu bakal sering dipinjam sama cewek-cewek buat selfie. Mayan buat modus ye kan?
 
ASUS Mendukung Content Creator
ASUS menunjukkan keseriusannya dalam memajukan para content creator dengan menghadirkan produk untuk mendukung terciptanya konten yang lebih baik lagi. Dari produk notebook, komputer desktop, hingga smartphone. Kali ini, yang diperkenalkan di ZenFinity 2017 adalah smartphone untuk para kreator konten berupa konten foto dan video, juga konten berupa live streaming.

Thank You, ASUS Indonesia for this opportunity
Sebagai seseorang yang begitu gampang dibuat kagum oleh perkembangan teknologi, diundang ke peluncuran gawai terbaru adalah sebuah kebahagiaan tidak berbatas. Jadi saya ingin mengucapkan terima kasih sekali kepada ASUS Indonesia untuk kesempatan ini. Berkat kalian, saya jadi pergi ke Jakarta untuk pertama kali haha.

Cerita tentang perjalanan, review yang lebih dalam, sampel foto, dan pertemuan dengan kawan-kawan blogger akan saya ceritakan di beberapa postingan selanjutnya.
With love, Tyar.

No comments