Deadpool dan Penantian yang Lunas Terbayar


Setelah penantian yang cukup panjang, akhirnya pada Jum'at kemarin saya bisa nonton Deadpool. Supaya berasa blogger beneran, kayaknya keren juga kalau film Marvel ini dibikinkan review.

Menurut saya, film Deadpool itu bagus. Review selesai. Terima kasih sudah baca postingan ini, sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Tidak enaknya pas nonton Deadpool adalah ketika cowok yang juga nonton tepat di bangku sebelah saya terus menggerutu, "Superhero macam apa ini?".

1. Plot
Plot film ini sederhana. Atau cukup aman rasanya jika saya bilang, plot film ini sangat sederhana. Barangkali saking sederhananya, seberapa dalam pun saya menuliskan plot Deadpool, tidak akan ada spoilernya. Tidak ada yang bisa di-spoiler-i dari plotnya sendiri karena inti cerita sudah dijelaskan pada trailer. Deadpool dalam misi menyelamatkan pacar.

Awalnya, Deadpool dalam misi balas dendam pada penjahat yang telah melakukan eksperimen atas dirinya, gagal. Penjahat berhasil kabur. Penjahat menculik pacar Deadpool, Deadpool melawan penjahat, film selesai. Semua orang bahagia. Tamat.

Apakah plot yang sederhana itu membuat filmnya jadi jelek?
Hm.
Barangkali tidak.
Kalau kalian menonton Deadpool dengan harapan mencari plot yang rumit, gelap, dan bertikung-tikung, Deadpool sepertinya bukan film yang tepat. Yang menarik dari film Deadpool adalah... Deadpool. Kita tidak butuh plot semacam itu untuk bikin film ini jadi menarik.

Bahkan di komik dan gamenya sendiri, Deadpool tidak suka berbelit-belit, kalau sudah ada yang sedikit serius dan bertele-tele, dia bisa menembak kepalanya sendiri karena bosan.

2. Ryan Reynolds

Wade Wilson (Ryan Reynolds) sebagai Deadpool di X-Men Origins: Wolverine
Bukan pertemuan pertama antara Ryan Reynolds dengan Deadpool karena sebelumnya, ia telah memerankan Deadpool di X-Men Origins: Wolverine, tapi kita tidak begitu menyadarinya kerena penampilan dan karakternya memang jauh berbeda dengan versi komik dan film Deadpool sekarang. Lihat saja penampilannya, dia lebih cocok jadi Baraka-nya Mortal Kombat.

Barangkali untuk menebus dosanya terdahulu itulah, Ryan Reynolds memberikan performa penuhnya dan total di film Deadpool sekarang. Awalnya, banyak yang meragukan mengingat track record Ryan Reynolds di film X-Men Origins: Wolverine (Marvel) dan Green Lantern (DC), setelah melihat trailer pertama, akhirnya rasa pesimis itu pudar sedikit demi sedikit. Hasilnya sekarang?

Ryan Reynolds sebagai Deadpool sama kayak Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark.

Selain jadi pemeran, Ryan Reynolds juga terlibat sebagai produser dan menurut gosip yang beredar, dialah yang mengusahakan agar filmnya Rated-R biar bisa menyamai karakter Deadpool yang gila di komiknya.

3. Sinematik
Film baru dibuka dan sudah terlihat adegan aksi yang keren, tapi juga lucu dan seru. Selanjutnya, film berlanjut secara bolak-balik (alur maju-mundur) secara kreatif dan tidak terbayangkan.

4. Humor
Nah, bicara soal humor yang sifatnya sangat personal, menurut saya film ini lucu dan inilah inti dari film Deadpool. Tidak seperti karakter Marvel lain yang super serius, Deadpool adalah sebaliknya. Kekanak-kanakan dan gila barangkali adalah dua kata yang bisa mewakili karakternya.

Lalu Ia Naik Taksi
Untuk bisa menikmati humornya secara penuh, akan lebih bagus kalau kita sudah pernah nonton beberapa film Marvel sebelumnya, terutama film X-Men karena kebanyakan referensinya berasal dari situ. Beberapa saya mengerti, beberapa lagi tidak.

5. Deadpool
Yang menarik dari Deadpool selain kemampuannya untuk sembuh dari luka apapun dan kemampuan bertarungnya yang keren, adalah dia sadar kalau dia ada di dalam film. Dalam bahasa Inggris, istilahnya Breaking The Fourth Wall. Dia sadar dia di dalam film dan beberapa kali blak-blakan soal Marvel Universe dan studio yang mem-produksi filmnya.

Deadpool berinteraksi sama penonton
 SPOILER WARNING (JANGAN DIBACA JIKA TIDAK MAU BOCORAN)
Ada referensi dari perusahaan sebelah juga (DC) yang disebutkan secara blak-blakan.
SPOILER ENDS

Perhatian: Untuk yang berpikir untuk mengajak adiknya nonton film Marvel ini, tontonlah terlebih dahulu trailer versi Redband dan batalkan niatmu segera. Deadpool bukan superhero, dia adalah antihero yang berkelakuan semaunya. Tidak ada konsekuensi. Lepas dari semua ikatan moral yang ada.

Awalnya sih sempat berharap banyak karakter X-Men yang bakal muncul, tapi kalau dipikir kalau mereka semua muncul nanti filmnya jadi kacau dan tidak tahu arahnya ke mana.

Personally, penantian saya terhadap film ini rasanya terbayar lunas. Mafhum saja, sejak pertama kali test-footage-nya berupa CGI "bocor" ke publik tahun lalu, saya sudah tidak sabar menanti film ini. Apalagi sebelumnya, saya juga sudah memainkan video gamenya dan serius, teman-teman. Saya belum pernah ketawa sengakak itu gara-gara video game.

Kelakuan Deadpool di Video Gamenya Sendiri
Sekarang, penantian panjang menunggu sekuel Deadpool dimulai.

17 comments

  1. Anjeeeeeerr gue malah belum sempet nonton inii. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, elo mah nunggu yang bajakan aja sih. Kebiasaan haha. Eh btw kok gue ga bisa komen di blog lo, yah? Terakhir kali gue mau komen, wajib pake Google+ (gue ga pake Google+), sekarang malah ga ada link buat komentar. Apa gue yang salah liat ya?

      Delete
  2. Setuju, kakak. Film ini emang kereeen.
    Deadpool kocak. Apalagi adegan yang seolah-olah ngomong sama penonton. Wkwk.
    Tapi sekeren apa pun, Deadpool bakal tetep kalah saing sama Deadline :')
    *tiba-tiba keinget deadline kerjaan kantor*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, Iya, Dhin. Orang di sebelah aku juga sempat kaget waktu Deadpool ngliat ke kamera.

      Duh, barangkali di sekuelnya, Deadpool akan menghadapi musuh yang lebih kuat: Deadline.

      Delete
  3. Ecie ngeblog lagi keren~

    Ih deadpool ini ngeri kan filmnya ada tusuk tusuknya? Tapi btw Ryan ganteng juga ya... hmm, salah fokus.

    Kocak abis ya si deadpool ini. The last photo, dia main mainan game master yang untuk anak kecil itu kan? Duh jadi agak penasaran nih Kak Tyar, tapi takut juga ada perang-perang ngerinya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dwi: Ecie ngeblog lagi keren~
      Tyar: Hahaha. Karpet merah mana karpet merah?

      Dwi: Ih deadpool ini ngeri kan filmnya ada tusuk tusuknya?
      Tyar: Iya, Wi. Banyak, banyak banget adegan nusuk-nusuknya soalnya Deadpool kan senjata utamanya 2 pedang yang ada di punggungnya.

      Dwi: Ryan ganteng juga ya
      Tyar: Iya, ganteng banget, aku juga naksir *eh. Tapi semua berubah setelah Wade Wilson berubah jadi Deadpool. Kankernya sembuh tapi resikonya, penampilannya rusak.

      Dwi: Kocak abis ya si deadpool ini. The last photo, dia main mainan game master yang untuk anak kecil itu kan?
      Tyar: Hahaha, iya. Itu di video gamenya tapi, bukan di film.

      Dwi: Duh jadi agak penasaran nih Kak Tyar, tapi takut juga ada perang-perang ngerinya...
      Tyar: Lucu sih lucu, Wi. Lucu banget kalau menurut aku sih. Tapi yah gitu, banyak adegan yang ngeri juga. Meskipun sudah disensor, masih banyak adegan yang serem, ngeri (berantemnya lebih serem The Raid sih), tapi ya gitu, tusuk-tusukan, potong-potongan. Apalagi ada adegan close-up ke perubahan kulitnya Wade jadi rusak itu aku ngeri juga ngeliatnya. Kalau mau liat seremnya gimana, aku saranin nonton trailernya yang versi Redband dulu di Yutub. Tapi ya gitu: 18+ haha.

      Delete
    2. Tadinya ke sini mau bales komenku yang kakak bales (?), tapi mataku tertuju pada balesan komen ini.
      Panjang amat balesannya, wkwk. You da real MVP ~~~\o/
      Aku malah gak berkedip liat adegan perubahan kulit Wade. Adegan tusuk-tusukan sama potong-potongannya juga bikin gak berkedip.
      Aku keren kan, Kak.
      Iya, kan.
      Iya, dong.

      Delete
    3. Hahahaha, kamu bukan keren ih kalau gitu, tapi psikopat. Kamu ga ketawa waktu adegan serem itu kan? Jangan-jangan kamu psikopat hiii...

      Delete
    4. Sambil ketawa lah :| Eh, tapi beneran sih. Aku tuh kalo nonton film horror atau thriller, pasti ketawa -_- Makanya temen-temen paling sebel nonton sama aku. Mereka juga jadi ikutan ketawa. Psikopat berjamaah yeayyy ~~~\o/

      Delete
    5. Hahaha, kalau gitu aku nantang kamu, Dhyn. Pernah nonton Human Centipede?

      Delete
  4. gue juga belum nonton, krn emang gw jga gak terlalu film freak..
    nonton syukur gak nonton juga gak papa
    nating tulus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, selera dan hobi orang beda-beda sih. Tapi menurut aku, ini film yang cukup menghibur kok.

      Delete
  5. wkwkw.. ternyata Deadpool lucu juga ya hahah...

    ReplyDelete
  6. Hmm... Kayak seru gamenya, apa namanya kak?

    ReplyDelete
  7. aku malah belum nonton filmnya, kalau seseru ini mungkin aku bakal nonton..

    ReplyDelete