#KonsultanAntiMoveON Menjawab Curhat: Kenapa Mantanmu Tidak Bisa Move On?


Selamat datang di terbitan pertama Konsultan Anti Move ON Menjawab Curhat atau yang lebih gampang disingkat KAMOMC. Kasus yang akan dibedah kali ini adalah menanggapi pertanyaan, "Kenapa mantanmu tidak bisa move on?" dan bagaimana cara bijak menanggapinya.

Isi curhatannya kurang lebih kayak begini:

Halo, Kak Tyar tampan! Aku mau curhat nih. Aku sama mantan aku ceritanya lagi LDR nih (heh?), meskipun status kami sekarang adalah mantanan, kami masih berusaha untuk me-maintain komunikasi. Jadi gini, sekarang aku lagi jomblo, tapi jomblo-jomblo gini sebenernya aku banyak cowok yang PDKT-in (aku cewek by the way). Mantan aku juga katanya juga lagi deket sama seseorang. Kenapa aku bisa tau? Karena aku pernah masang alat penyadap suara dan kamera pengintai di jaketnya dia. Ihik, Becanda ding. Tadi aku bilang kalau kami masih sering komunikasi kan? Nah, aku tau kalau dia lagi deket sama gebetannya dari dia (mantanku) sendiri. Pokoknya, kalau dia punya gebetan baru, dia pasti kasih tau aku. Aku sih fine aja, menurut aku ga masalah toh itu haknya dia, kami udah ga ada hubungan apa-apa lagi. Masa' aku mau ngelarang dia deket sama cewek lain? Masalahnya, mantan aku tuh sering cerita kalau dia susah deket sama gebetannya yang sekarang karena masih sering kebayang sama aku. Gimana dong, Kak? Aku jadi bingung ambil sikap.

by Indah cewek paling manis (kata ibunya), 20 tahun, Makassar.

Dear Indah yang manis dan kawan-kawan pejuang cinta yang budiman, kalau kalian merasa senang mantan kalian susah move on dari kalian, lebih baik jangan baca tulisan ini. Isi tulisan ini tidak seindah yang kalian kira.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "mantan" berarti bekas pemangku jabatan (kedudukan). Kalau dibawa ke ranah berpacaran, maka kata "mantan" akan berarti orang yang pernah memangku jabatan sebagai pacar kita. Dicatat: Pernah.

Konsultan Anti Move ON melihat dua kemungkinan mantan kamu tidak bisa move ON.

1. Dia sadar betapa istimewanya kamu
Kemungkinan yang pertama adalah dia telah sadar betapa istimewanya kamu setelah dia kehilangan kamu. Mungkin kamu juga berpikiran seperti ini, bahkan bisa jadi di dalam hati kalian sudah ketawa-ketawi sambil mengumpat, "Mampus lo, siapa suruh dulu nyia-nyiain cinta gue!". Dia sadar sekarang tidak akan bisa menemukan orang seperti kamu meskipun dia setiap hari sejak kalian putus, Adele sudah serak-serak parau gara-gara nyanyi Someone Like You setiap jam, setiap menit, setiap detik di playlist hapenya dia.

*Sumpah pas nulis ini, tiba-tiba kedengaran Adele - Someone Like You dari TV*

2. Dia sedang main aman
Kemungkinan yang ke dua, dia tidak benar-benar bisa move on dari kamu. Lebih tepatnya, dia belum mau move on dari kamu dengan berbagai alasan yang mungkin tidak pernah kamu pikirkan. Berbagai alasan yang mungkin dia punya adalah:

a. Gebetannya yang sekarang tidak suka sama dia - She doesn't love him back
Boleh jadi cewek yang dia suka sekarang ternyata tidak memiliki perasaan yang sama atau bahasa kerennya, cintanya bertepuk sebelah tangan.

b. Gebetannya yang sekarang susah didekati - She's not an easy one
Tenang, tenang. Konsultan Anti Move On tidak bilang kamu dulu gampang didekati. Maksudnya di sini adalah dia sedang kesusahan menarik perhatian gebetan dia yang sekarang salah satunya mungkin karena mereka terlalu banyak perbedaan atau mantan kamu merasa kesusahan memulai lagi dari awal. Boleh jadi mereka sebenarnya saling suka tapi gebetannya yang sekarang merasa belum yakin membuka hati karena mantan kamu belum menunjukkan keseriusannya.

c. Ada saingan - There's a rival
Mantan kamu bukan satu-satunya cowok yang sedang berusaha mendekati gebetannya yang sekarang.

Inti dari kemungkinan yang ke dua ini apapun alasannya adalah, ketika dia gagal mendekati gebetannya dia yang baru - dia bisa balik lagi ke kamu. Main aman. Dia bilang tidak bisa pindah dari kamu ke gebetannya yang sekarang untuk kasih tahu kamu kalau dia, yang sekarang sudah jadi mantanmu masih punya rasa sama kamu. Hasilnya kamu jadi simpati sama dia, dan lebih mudah untuk menerima dia kembali - ketika gagal mendapatkan gebetannya yang sekarang.

Dear Indah yang manis (kata ibunya), kamu adalah cewek yang baik dan kuat. Tidak semua orang yang pernah berpacaran masih bisa menjalin hubungan yang baik dengan mantannya. Jangan sampai kebaikan kamu malah dimanfaatkan sama dia. Mudah-mudahan ini tidak sedang terjadi sama kamu, mudah-mudahan mantan kamu tidak bisa move on dari kamu karena sadar betapa istimewanya kamu dan menyesal pernah menyia-nyiakan keberadaan kamu di sampingnya. Mudah-mudahan bukan karena dia tidak ingin kamu memberikan ruang bagi orang yang baru untuk kepentingan dia sendiri.

Baru-baru ini presiden republik Indonesia periode 2009-2014 telah turun jabatan. Orang yang baru telah muncul menggantikan beliau dengan niat untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang muncul di periode sebelumnya dan membawa negeri mencapai mimpi yang lebih indah lagi.

Seperti sebuah jabatan yang pernah diisi oleh seseorang yang cepat atau lambat akan digantikan oleh orang baru, barangkali sudah saatnya juga bagi kamu untuk membuka kembali ruang di hati kamu itu.

Atau kalau mau menjabat dua periode atau kamu mau fokus sekolah, kuliah, atau kerja dulu itu terserah kamu. Bukan urusan orang lain. Ahai, Pemirsa.
 ***
Mau curhatan kamu dibalas dengan semaunya oleh Konsultan Anti Move ON? Kirim email ke planetyar@gmail.com dengan subjek, "Konsultan Anti Move ON".

Selamat Tinggal Tugu Adipura Makassar

Tugu Adipura Makassar Dirubuhkan | Sumber
Titik Adipura Tallo adalah titik absolut macet, paling tidak begitu saya menyebutnya. Titik yang mempertemukan antara orang-orang dengan banyak tujuan dengan cara yang tidak romantis itu hampir selalu macet setiap kali melewatinya. Seingat saya, pernah satu kali titik itu bebas macet, yaitu ketika Ramadan beberapa bulan yang lalu. Entah kenapa.

Letak Tugu Adipura Makassar
Kalau melihat gambar peta di atas, sekiranya siapapun akan mafhum jika titik Adipura selalu macet. Lihat saja, tidak ada akses lain untuk menyeberangi sungai Tallo selain satu buah jembatan. Kalau mau agak ekstrim, boleh juga sih berenang menyeberang.

Masahal utamanya adalah, tugu Adipura yang dibangun di dekat sungai Tallo juga menjadi tempat bertemunya kendaraan-kendaaraan dari tiga arah: Daerah Sentral, Daya, dan Antang.

Bayangkan saja, warga dari Daya yang hendak ke Antang (dan sebaliknya), Daya hendak ke Sentral (dan sebaliknya), pasti bertemu di sini. Tidak ada jalan lain. Ada sih satu jalan dari arah Sentral ke Daya, tapi jalan Tol. Itu juga ujungnya jauh dari Daya. Hasilnya sudah pasti terjadi kemacetan dan penumpukan kendaraan (dan segala kejengkelan yang menghiasinya).

Dalam hati, saya sebagai pengguna jalan tentu merasa jengkel dan berharap Pemerintah Kota Makassar segera mengambil tindakan untuk mengatasi macet ini. Kabar baiknya, pemerintah telah mengambil tindakan. Kabar buruknya, mungkin tindakan ini tidak pernah dibayangkan: Tugu Adipura dirubuhkan.

Dari berbagai sumber, saya mengetahui bahwa tugu Adipura yang menjadi bukti sejarah bahwa Makassar dianggap telah berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan ini dibangun pada tahun 1997 di bawah kepemimpinan H. Malik B. Masry selaku walikota Makassar (saat itu kota Makassar masih bernama Ujung Pandang). Tugu tersebut telah dirubuhkan dan dibuat tugu yang baru di anjungan Pantai Losari.

Entahlah, tapi saya ragu solusi ini akan mengakhiri masalah kemacetan di sana. Tugu Adipura memang kerap menjadi titik kemacetan, namun bukan penyebabnya. Tugu Adipura dan kemacetan bukan hubungan sebab akibat. Kemacetan memang terjadi di tugu Adipura, tapi bukan karena Tugu Adipura. Maksud saya, masih ada solusi lain yang bisa diusahakan dan barangkali lebih efektif. Mengusahakan transportasi massal misalnya, pelebaran jalan atau menambah akses jalan besar mengingat jembatan Tallo adalah satu-satunya akses seperti yang saya tuliskan di atas misalnya? Masih ada solusi selain merubuhkan tugu yang telah berdiri di sana selama 17 tahun.

Tugu Adipura bagi saya adalah titik yang memorable. Saya ingat belasan tahun yang lalu ketika masih tinggal di Kabupaten Sidenreng Rappang, di perjalanan berlibur ke Makassar, tugu Adipura ini adalah titik yang saya tunggu-tunggu, selain bentuknya yang besar dan ukirannya yang bagus, tugu ini menunjukkan bahwa kami sudah dekat dengan tujuan.

Semakin dewasa, Tugu Adipura yang dulu selalu saya tunggu-tunggu menjadi titik yang selalu ingin saya hindari - karena kemacetannya.

Entahlah, tugu Adipura adalah bukti sejarah kota Makassar. Iya, saya mengerti tugu ini baru ada 17 tahun yang lalu, terlalu cepat untuk menjadi bukti sejarah dibandingkan Fort Rotterdam atau bangunan lain tapi ayolah, itu adalah Adipura pertama kita dan menjadi tugu sejarah perkembangan kota kita.