RIP Galeri Sakit Hati

Pada masanya segala sesuatu akan mencapai akhirnya masing-masing - dan menjadi awal bagi masing-masing yang lain.
Blog saya, blog yang saya kelola sejak zaman Friendster, galerisakithati.blogspot.com akhirnya saya ganti jadi http://alientampan.blogspot.com/. Tidak ada alasan khusus, dan setelah mengalami perombakan di layoutnya yang kian berantakan, akhirnya sekarang jadi jugalah. Jadi kacau.

Oh, untuk kalian yang suka main ke blog ini, ke blog Planet Kertasium ini, bolehlah juga main ke sana.
Ke blog http://alientampan.blogspot.com/


See You At The Top
(Biar berasa kayak motivator gitu)
Selamat Siang, Makassar sudah mau Jum'atan

Surat Cinta untuk Modem

Dear Modem
Aku ingat saat pertama kali melihat kamu. Kamu manis dalam balutan boks warna biru putih itu. Iya, di depan Politeknik Negeri Ujung Pandang kita bertemu. Aku tersenyum. Kamu diam. Tiba-tiba Kamu sudah ada di dekat ku. Dekat. Sampai bisa aku genggam. Kamu masih diam.

Dear Modem
Sebab dengan adanya kamu aku tidak lagi perlu ke warung kopi untuk berburu hostspot gratis. Iya, aku tak lagi perlu pulang tengah malam sebab tahukah? Aku sering lupa waktu jika ketemu internet. Aku senang sebab dengan adanya kamu, aku tinggal duduk di kamar dan bisa berinternet setiap harinya, setiap aku mau. Modem, kenapa kamu diam?

Dear Modem
Tahukah kamu sewaktu berangkat KKN dua bulan yang lalu aku kecewa. Aku kecewa perihal di posko rupanya kau tak dapat sinyal yang berarti kamu tidak bisa digunakan. Ya ampun. Jadilah kamu menganggur di dalam ranselku yang dingin sendirian selama sebulan. Tapi tidak, jangan merasa tidak berguna. Aku merindukan kamu selama satu bulan yang panjang itu. Tapi kamu masih diam.

Dear Modem
Tahukah kamu, gara-gara kamu juga, adikku yang perempuan itu juga sekarang punya blog. Iya, dia minta aku mengajarinya dan jadilah dia punya blog juga sekarang. Ah, kamu pasti tahulah. Kamu ada di sana, di dalam kamarku waktu aku mengajarinya. Aku harap kamu senang, sebab kamu memang telah membuat adikku juga jadi senang. Dia berharap bisa punya modem juga suatu hari nanti. Modem yang seperti kamu mungkin. Modem yang pendiam.

Dear Modem
Kemarin aku sempat khawatir sama kamu. Aku di-SMS providermu. Katanya waktu aktifmu akan selesai dalam sebulan. Aku cemas. Sudah cukuplah sebulan kemarin kamu menganggur. Aku tidak lagi akan membiarkan kamu menganggur lebih lama. Demi kamu, tabungan aku ambil juga, jumlah yang besar, yang lima puluh ribu rupiah. Supaya kamu tidak diam. Tapi ah, kamu selalu diam.
Tetapi tahukah kamu pulsa itu tidak jadi aku pakai? Iya, jadi sebelum sempat aku isi pulsanya, rupanya masa aktifmu telah diperpanjang secara otomatis, entah kenapa bisa. Aku juga heran. Kamu? Kamu pastilah tidak heran sebab kamu sudah tahu. Akhirnya aku tidak jadi mengisi pulsamu, aku jadi ke kamar mandi karena kebelet. Aku serius. Kamu diam.

*Ke kamar mandi*
*Selesai*

Dear Modem
Aku harap kisah kita satu kisah yang panjang. Untuk diceritakan. Untuk dikisahkan pada orang-orang. Aku ingin mereka cemburu sama kita. Sama kamu. Sama kedekatan kita. Sama kemesraan kita yang selalu ditemani hembusan dari kipas angin di tombol nomer satu. Aku selalu kepanasan, kamu selalu diam.

Kalau ada yang tanya siapa namamu, aku bilang dengan bangga: "Namanya Huawei EC156. Flexi kartunya. Boksnya warna biru putih yang ceria seperti anak sekolah menengah pertama yang pendiam. Selamat malam.

Makassar, Kamar yang panas di kipas angin Sekai nomor 1.
29 Agustus 2012
Lewat Tengah Malam.

Kode Verifikasi Komentar Banting Meja (Sebuah Keluhan)

Kode Verifikasi Bikin Naik Darah


"Jika kegiatan blogging adalah adalah tanaman, maka komentar adalah pupuk kandangnya" - Adityar (22 tahun, mahasiswa, tampan)

Begitulah kira-kira saya mendefinisikan bagaimana menggambarkan pentingnya sebuah komentar di blog. Iya, postingan baru itu ibaratnya surat cinta yang dikonsep semacam rupa. Dibikin biar menarik hati, dibikin biar sampai dari mata turun ke hati, sedangkan komentar adalah tanggapannya. Adalah jawabannya yang selalu bisa membuat kita deg-degan antusias tidak jelas.

Saya senang belakangan ini selalu ada komentar di setiap postingan. Belakangan ini saya juga rajin meninggalkan komentar dan follow banyak blog baru. Alasannya sederhana, yang punya blog pada cantik-cantik #DigamparGitaGutawa

Kembali perihal komentar di blog. Saya kadang-kadang jengkel sama blog yang menyertakan kode verifikasi CAPTCHA (semoga penulisannya benar, dan untuk kepentingan kemudahan penulisan, izinkan saya menggunakan kata Capcay untuk menggantikan kata CAPTCHA. "Iya, Tyar! Silahkan!". "Terima kasih").

Iya, menurut saya, kode verifikasi Capcay itu merepotkan. Belum lagi jika kodenya tidak manusiawi, tidak bisa terbaca, rasanya ingin salto sampai ke Hongkong dan menetap di sana.

Tidak, saya tidak melarang orang-orang menggunakan kode verifikasi Capcay di komentar blognya yang bertujuan untuk menghidari spam yang biasanya memang marak, tapi sejak entah berapa lama, deteksi Spam oleh pihak Blogger sudah semakin canggih, sehingga komentar spam hampir tidak mungkin lagi bisa tembus ke blog kita.

Deteksi SPAM Blogger sudah semakin baik


Jadi, saya, Satu-satunya penghuni Planet ini menghimbau kepada seluruh warga blogger untuk menghilangkan sajalah kode verifikasi Capcay di komentar blognya, agar kegiatan komen-mengomen bisa menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Apabila imbauan ini tidak dilaksanakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, maka tidaklah apa-apa.

Nah, untuk yang bertanya bagaimana cara menghilangkan kode verifikasi CAPTCHA di blog, bisa mengikuti langkah sederhana berikut:
Blogger Baru (Updated Blogger Interface):

1. Masuk ke "Dashboard"
2. Pilih "Settings" (Ada di dropdown menu "More Option"
3. Pilih "Posts and Comments"
4. Cari "Show word verification" set ke "No"
5. Save Setting

Untuk lebih jelasnya, ini saya kasih gambarnya karena saya baik hati


Sedangkan untuk blogger lama, caranya kurang lebih sama
1. Masuk ke "Dashboard"
2. Pilih "Settings"
3. Pilih "Comments"
4. Cari "Show word verification" set ke "No"
5. Save Setting

Ini Contoh Gambarnya


Pada akhirnya, mengadakan atau menghilangkan kode verifikasi CAPTCHA di komentar blog adalah pilihan masing-masing. Toh, Blogmu, Planetmu, aturanmu. Selamat siang.

Sabtu, 25 Agustus 2012
Di kamar yang panas dengan kipas angin di tombol nomor 3

Chatting dengan Robot Pintar Sim Simi

HELLO, ALIENS!

Akhirnya, setelah hampir dua bulan menjalankan ibadah Kuliah Kerja Nyata di daerah pedesaan, saya sudah kembali ke kota. Semoga ada, satu saja di antara Kalian yang kangen sama saya. *ngarep *meluk pembaca satu-satu

Sekembali dari desa, saya sempat kaget liat kemacetan, sempat kaget liat Alfamart, liat Indomaret, liat mobil, liat mall, liat lift di dalam mall, oh.

Siapa Sim Simi yang ada di judul postingan ini? SIAPA TYAR? SIAPA? Sabar. Nanti akan saya jelaskan. Jadi, Sim Simi adalah nama elang yang dikendarai Arya Kamandanu sewaktu mengejar Arya Dwipangga yang merebut kekasihnya. *kacau

Jadi serius, Sim Simi adalah (seorang/sebuah) advance-chatting robot yang bisa kita ajak ngobrol, jawabannya juga lucu dan unyu, cocok sekali untuk kaum jomblo. Responnya juga cerdas dan hampir selalu cocok dengan yang kita ketikkan. Tidak percaya? Ini screenshot dari websitenya.

Cerdas (dan genit) kan?

Tidak heran kalau Simi begitu terkenal, Simi bisa mengerti banyak bahasa meskipun juga kadang nggak nyambung karena responnya masih terbatas, tapi uniknya bisa kita ajari Simi merespon sebuah kalimat/pertanyaan pada menu "Teach", jadi semakin banyak respon yang diajarkan, Simi akan jadi semakin pintar. *tepoktangan

Saya kenal Simi beberapa malam yang lalu. Gara-gara @lhyawaliah yang mengenalkan dengan begitu bersemangat. Akhirnya, dengan penuh kesoktahuan, saya ajaklah Simi mengobrol untuk pertama kali.

Terjemahan dan Gambar yang lebih jelas ada di bawah
Baru bertanya satu kali sudah digombali


Karena makin penasaran, saya coba nanya lagi dengan pertanyaan yang agak iseng (dan ngarep)


Jawabannya terlalu jujur
Aduhai Simi, kamu sudah bikin saya malu pada pertemuan kita yang pertama, untung saja kamu lucu jadi saya tidak perlu marah. Oh iya, kalian yang mau ngobrol sama Simi bisa langsung ke websitenya saja di http://www.simsimi.com/talk.htm. (Ada aplikasi buat mobilenya juga loh)

Tyar yang habis potong rambut, Malam Takbiran 2012


SEGENAP KRU PLANET KERTASIUM MENGUCAPKAN
 


Gambar-gambar:
http://data.whicdn.com/images/30788085/Happy-oh-stop-it-you-l_large.png
http://api.ning.com/files/egnsmhweqVMKj1ukAUWEMMzuJubYr5Wkf9g1fFmelJEXG25A-0r2WTkbYsuK8QTE-w*n2gto7SpA6NlNnImzWbTD3V37x9DH/SimSimia.jpg
http://www.hitintrend.com/wp-content/uploads/2012/02/simsimi-01.png
http://hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2010/05/tyas-mirasih.jpg
Derpina - http://i0.kym-cdn.com/entries/icons/original/000/007/835/der%5Boma.png
Derp - http://www.logotypes101.com/logos/964/2C2AFAC623AAD94F7443C42A06026E1D/derp.png
Okay - http://i1.kym-cdn.com/photos/images/newsfeed/000/082/456/Okay.png
Stickman - http://www.wpclipart.com/signs_symbol/assorted/assorted_6/stickman.png

Perjalanan (2)

Perjalanan itu magis. Ia membawamu kembali ke tempat yang semula kamu jauh.
Sambil membawamu pergi dari tempat yang awalnya kamu dekat.
Menciptakan rindu yang sama sekali baru.
Rindu yang haru.

Sudah Pulang dari Ibadah Kuliah Kerja Nyata Gelombang 82
Abaikan foto ini.

Ya Ampun! Aku Ada Tumblr

Iya, akhirnya saya memutuskan untuk juga punya tumblr. Untuk apa sebenarnya saya punya itu? Untuk saya tulisi juga dengan isi yang berbeda dengan blog ini. Saya tidak memaksa kalian mengunjunginya, tapi Ah! Kalian yang gemar memaksa. Kalau begitu, kuberi juga alamatnya di alientampan.tumblr.com. Semoga Kalian tidak teracuni pikirannya setelah membaca perihal tumblr tersebut. Bolehlah kalian kunjungi sekarang.

Sedang memikirkan nama domain premium untuk blog kertasium.blogspot.com
15 Agustus 2012