Mengisi Liburan Dengan...

ALHAMDULILLAH. Puji syukur kita semua, terutama mahasiswa Unhas yang baru saja melewati badai Ujian Akhir Semester baru-baru ini. Ah, saya pribadi merasakan semester lima ini sebagai semester yang betul-betul berat. Berat bukan karena setiap mahasiswa diwajibkan mengangkat barbel, tetapi lebih dikarenakan jadwal yang berubah-ubah dan dosen yang dengan senang hati mengganti jadwal kuliah sehingga, ada satu mata kuliah yang pertemuannya tiga kali satu minggu. Tapi oh, syukurlah. Syukurlah sekali lagi, semester yang berat ini sudah berakhir.

Dan oh, semester ini kita juga kebagian tugas bikin film. Iya, bikin film. Saya ulangi sekali lagi: Bikin film. Kalian mengerti sekarang? Bapak yang di sebelahmu sudah mengerti? Bagus. Kita kebagian bikin dua film, satu film dokumenter dan satu lagi film fiksi. Keduanya lancar, dan coba tebak posisi saya di dalam film yang kini tidak bisa dinonton di Studio XXI tersebut! Yap, benar! (Darimana kalian tahu?). Saya bertugas sebagai editor dan... Penulis skenario. Iya, penulis skenario. Dan oh, Penulis skenario! Itu teman saya yang mendaulat. Saya menulisnya bersama dua orang teman saya, satunya besar, satunya lagi tidak. Namanya Alien (bukan plesetan, namanya memang Alien. Bacanya Alin), dan Uni.

Selepas proses shooting, saya meminta izin kepada sutradara untuk berlibur dulu. Melepas penat, padahal, seharusnya saya juga kebagian tugas mengedit filmnya bareng Chiko. Kita sepakat melanjutkan proses mengeditnya setelah kita pada selesai istirahat. Selesai berlibur.

Sungguh, itu adalah liburan yang menyenangkan. Saya dan teman-teman lain sekali lagi membawa adik-adik angkatan di PMR SMAN 5 Makassar untuk mengisi liburan dengan mengikuti lomba perkemahan di KNPI Makassar. Ini sudah seperti rutinitas tahunan, dan sekali lagi, saya dipercaya untuk menjadi bina damping (Bindap), barangkali karena saya keren #ups.

Hujan boleh membuat tenda yang didirikan jadi basah, tapi tidak mampu membuat celana dalam semangat para peserta jadi surut. Lomba tetap berlangsung seru, tetap menyenangkan. Saya sempat mengintip lomba dapur bencana yang selalu lucu, meski cuma mengintip karena area lomba yang saaaaaaangat kecil (terdengar dahsyat ya?)

6 comments

  1. Suatu saat saya akan datang ke basecamp dan tidak mengenali seorang pun disana (tears)

    ReplyDelete
  2. Ada triknya, Thya. Datang tiap diklat saja, niscaya kau akan kenal semuanya... Paling tidak sebagian kecil.

    ReplyDelete
  3. wahhh..PMR :')
    kangen dehh...
    juara umum lagi pasti...

    heba' mentong...:D

    tapi yang bikin penasaran, knpa di awal bahas film, endingnya PMR ? ndag ngertiii, -.-' bung tyar tolong dijelaskan :)

    *SEBENARNYAPENASARANLIATFILMNYA

    ReplyDelete
  4. Silahkan dinonton di Studio terdekat.
    Studio foto boleh, studio rekaman juga boleh

    ReplyDelete
  5. foto nomer 9
    1 alien di tengah tuga perawan XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha. Iya, seneng banget ya rasanya di tengah-tengah begitu?

      Delete