Burungnya Unta Tidak Bisa Terbang. Sebuah Kajian.

Ramadhan 2011. Hujan tidak sedang turun yang berarti hari sedang cerah, burung-burung beterbangan tapi ada juga yang tidak terbang. Terlalu generalis kalau saya tulis semua burung sedang terbang, takutnya ada burung yang akan tersinggung karena tidak bisa terbang, bukan karena tidak ada sayap tetapi karena sedang makan atau beristirahat.

Tetapi burung, memang ada yang tidak bisa terbang, salah satunya burung unta. Tahukah kalian kenapa burung unta tidak bisa terbang? Saya pikir saya tahu. Dan sebagai blogger yang baik hati dan tampan, saya akan berbagi di postingan kali ini. Supaya blog ini berisi juga ilmu yang berguna, berisi ilmu biologi. Biar kalian, kalian yang suka baca blog ini, bisa pintar semua.

Banyak orang, baik awam maupun ahli salah dalam mendefinisikan penyebab burung unta tidak bisa terbang. Sebagian mengutarakan bahwa burung unta tidak bisa terbang karena bentuk morfologi sayapnya yang tidak mumpuni, sebagian lagi berspekulasi dengan ukuran tubuh burung unta yang tidak seperti burung-burung lainnya itu, dan sebagiannya lagi bahkan mendefinisikan dengan relijius, "BECAUSE GOD MADE IT THAT WAY".

Kecuali yang terakhir, semua spekulasi itu KELIRU!
Saya ulangi: KELIRU! Penyebab utama mengapa burung unta tidak bisa terbang sama sekali tidak ada hubungannya dengan bentuk morfologi burung unta. Dari dua belas burung unta yang kami wawancarai, kami menemukan sebuah fakta yang mencengangkan. Ternyata penyebab utama justru datang dari kondisi psikologis burung unta itu sendiri.
Kaget?
Bagus.

Burung unta mengalami krisis kepribadian yang kritis. Semua burung unta, mengalami disorientasi kepribadian yang serius. Iya, mencengangkan memang. Mungkin kalian baru tahu bahwa bukan cuma manusia yang bisa mengalami krisis kepribadian. Wake up, Yo. Burung unta juga bisa.

Benar, masalahnya sebenarnya sangat simpel sekali. Burung unta hanya mengalami kebingungan akan dirinya sendiri. Mereka bingung, sebenarnya mereka itu burung, ataukah unta. Di satu sisi bentuk morfologinya mirip burung, tetapi juga mirip unta yang menyebabkan kebingungan akan jati dirinya. Itu adalah hal yang lumrah terjadi, bahkan kepada manusia dan alien ketika mengalami masa remaja.

Well, mungkin kita harus menunggu waktu saja. Suatu hari nanti burung unta akan menemukan fakta bahwa mereka sebenarnya burung. Hingga saat itu tiba, mungkin saat itulah mereka akan terbang.

Ditulis oleh Tyar, Kriminolog.

4 comments

  1. Senyum yang lebar untuk tulisan anda :)

    Haha

    Saya berharap banyak sama burung unta saat mereka sadar tentang jati diri mereka sendiri *abaikan

    ReplyDelete
  2. masalahnya, kenapa judulnya malah "BURUNGNYA UNTA" ? ini burung unta atau burungnya unta ?

    ReplyDelete
  3. @Uchank: Iya. Kasihan juga mereka, padahal mereka itu muda dan sudah harus menghadapi kenyataan semacam itu.

    @Nuchoe: Lo? Apa yang salah dengan Burungnya Unta? Kan memang tentang burung yang mirip unta?

    ReplyDelete