Percakapan tentang Tahun yang Diulang-ulang

Namanya Lia, teman se-angkatan saya di Komunikasi Unhas. Badannya kecil tapi tidak kecil-kecil amat, tidak, tidak. Tidak seperti ukuran jempol kayak yang kalian pikirkan. Sekarang ini dia lagi ada di dalam kereta api ke Jakarta, ikutan study tour sama teman-teman yang lain. Kenapa saya tidak ikut? Hm. Banyak alasannnya. Oke, tapi bukan itu juga permasalahan yang ingin saya bagi ke rekan Aliens pada tengah malam yang merangsang ini #loh?
Ini tentang percakapan saya dengan Lia tempo hari tentang tahun yang diulang-ulang.

Lia: "Abang, apa zodiakmu?"
Tyar: "Cancer"
Lia:"Ulangtahun mu kapan kah?"
Saya: (Diam)
Lia: "Abang! Kapan ulangtahun mu?!"
Saya: "Mau yang asli apa yang akte?"
Lia: "Yang asli lah!"
Saya: "Oh, bulan tujuh"
Lia: "Tanggalnya?"
Saya: "Rahasia"
Lia: (Mengeluh) "Kenapa rahasia?"
Saya: "Ndak. Malas"
Lia: "Malas kenapa?"
Saya: "Malas saja!"
Lia: "Nanti kuliat di Facebook!"
Saya: "Sudah disembunyikan dari awal"
Lia: "Bagaimana caranya orang tahu kalau gitu?"
Saya: "Kalau memang peduli pasti bakalan cari tahu sendiri kok"
Lia: "Lha? Bagaimana caranya orang mau tunjukkan kepeduliannya kalau mereka ndak tahu?"
Saya: (Diam. Mikir. Menaikkan bahu)
Lia: "Hmmm..."

Perkataan Lia tempo hari, ada benarnya.

3 comments

  1. ok, Fridi nggak ngerti yang ini
    "Bagaimana caranya orang mau tunjukkan kepeduliannya kalau mereka ndak tahu?"
    maksudnya apa ya kak??

    ReplyDelete
  2. Setelah membaca kembali postingan ini...
    Kayaknya memang susah dimengerti bahasanya. Haha

    ReplyDelete
  3. hiyaaa #gubrak

    salam dari blogger jogja :)

    ReplyDelete